Wow! 1.000-an Peserta Asal Sulsel Ramaikan Penas KTNA XV di Aceh

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat bersilaturrahmi dengan peserta Penas KTNA asal Sulsel di Aceh, kemarin. | DOK. HUMAS DAN PROTOKOLER PEMKAB LUTLA

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat bersilaturrahmi dengan peserta Penas KTNA asal Sulsel di Aceh, kemarin. | DOK. HUMAS DAN PROTOKOLER PEMKAB LUTLA

KURANG lebih 1.000-an peserta Pekan Nasional (Penas) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) XV Banda Aceh asal Provinsi Sulawesi Selatan hadir memeriahkan festival petani se-Indonesia tersebut, terbesar kedua setelah tuan rumah, Provinsi Aceh.

Hal itu diungkap Ketua KTNA Sulsel, Muhammad Yunus, di hadapan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo, saat bersilaturahmi dengan seluruh peserta asal Sulsel di halaman Masjid Nurul Huda, Dusun Keuchik Nain, Desa Penyeurat, Kota Banda Aceh kemarin.

 

“Luar biasa apa yang kita hadirkan di Penas ini Pak Gub. Kami datang jauh-jauh ke Aceh dengan membawa bendera Sulawesi Selatan. Jauhnya Aceh tapi kami mampu mendatangkan 1000-an peserta, terbesar kedua setelah tuan rumah,” ungkap Yunus di hadapan Gubernur Syahrul Yasin Limpo yang diiringi applaus dari para peserta.

Mendengar laporan tersebut, Syahrul Yasin Limpo yang duduk di kursi terlihat tersenyum.

Yunus menambahkan, dengan membawa kekuatan sebesar itu menandakan komitmen Syahrul dalam memerhatikan petaninya sangatlah besar. “Apa yang dihadirkan Sulsel di PENAS kali ini adalah bukti komitmen beliau dalam memperhatikan petani kita,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu Gubernur Syahrul Yasin Limpo, dalam arahannya, meminta seluruh peserta Penas KTNA Sulsel untuk senantiasa berkelakukan baik, sopan dan tidak sombong. “Perlihatkanlah bahwa orang Sulsel itu agamanya bagus, adatnya baik, tidak sombong, tidak semena-mena, dan selalu sopan terhadap sesama,” ujar Syahrul Yasin Limpo.

Di hadapan Kepala Desa Keichik Nain dan warga setempat, Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa orang Sulsel masih satu keluarga dengan orang Aceh karena kesamaan-kesamaan perilaku yang sopan dan adat yang baik itu.

“Orang Sulsel itu keluarganya orang Aceh. Dari dulu dia bersaudara. Jadi orang Sulsel yang datang ke Aceh sebenarnya pulang kampung juga,” terang Gubernur dua periode ini.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani, menyampaikan kepada seluruh peserta Penas, khususnya dari Luwu Utara untuk terus bersemangat mengikuti Penas hingga penutupan.
Karena menurutnya, banyak sekali manfaat yang perlu dipetik untuk kemudian dibawa pulang ke kampung masing-masing guna diaplikasikan di tengah-tengah masyarakat.

“Khusus dari Luwu Utara, saya minta terus bersemangat, ikuti kegiatan sampai akhir, jangan lewatkan setiap momen, dan petik manfaatnya untuk kita bawa pulang guna diaplikasikan di kampung masing-masing,” pungkas Indah.

Rilis:

Humas dan Protokol Pemkab Luwu Utara

(Lukman Hamarong)



loading...

Feeds

korupsi, korupsi ektp, setnov, setya novanto, setnov korupsi ektp, setnov ditahan, setya novanto ditahan

Tim Dokter: Setya Novanto Sehat

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) memastikan, tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto yang sudah sejak Jumat (17/11) …