Gubernur Syahrul Tudang Sipulung dengan Serikat Pekerja Se-Sulsel

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bertemu dengan serikat pekerja dan buruh se-Sulsel di Baruga Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur, Minggu (7/5/2017) malam tadi.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bertemu dengan serikat pekerja dan buruh se-Sulsel di Baruga Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur, Minggu (7/5/2017) malam tadi.

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo bertemu dengan serikat pekerja dan buruh se-Sulsel di Baruga Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur, Minggu (7/5/2017) malam tadi.

Pertemuan ini dikemas dalam kegiatan Tudang Sipulung, dan mengusung tema Dengan Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day 2017) Kita Tingkatkan Rasa Syukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Siap Menjadikan Provinsi Sulawesi Selatan sebagai Provinsi yang Modern, Harmonis dalam Kebersamaan.

Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan hari buruh. Sebelum memulai acara, Gubernur Syahrul YL didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Sulsel Agustinus Appang bersama para buruh yang tergabung dengan KSPI, GSBMI, FPBN, FSPBI, serta beberapa pimpinan perusahaan menikmati santap malam bersama.

Ketua Panitia Basri Abbas mengatakan, selain Tudang Sipulung, rangkaian May Day juga diperingati dengan berbagai kegiatan yang dimulai sejak April hingga Mei, seperti donor darah dan workshop serikat pekerja.

Dalam kegiatan itu, diberikan penghargaan pada empat perusahaan yang telah mengikuti aturan ketenagakerjaan. Penghargaan juga diberikan pada dua pekerja teladan serta kepada dua media yang telah berkontribusi besar pada perjuangan buruh.

Dalam Tudang Sipulung itu, juga dibacakan rekomendasi yang dihasilkan pada Workshop Serikat Pekerja dan Buruh kepada Gubernur Sulsel. Antara lain, penghapusan outsourching, pembangunan rumah tempat tinggal buruh dan aturan perindustrian.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan sangat mengapresiasi berbagai kegiatan prositif yang telah dilakukan sekaitan dengan perayaan May Day.

Menurutnya, jika beberapa negara perayaan May Day membuat cemas, tetapi di Sulsel merupakan momen meyatukan hati dan konsolidasi untuk menciptakan kehidupan pekerja dan buruh yang lebih baik.

Dia mengucapkan terima kasih karena peringatan May Day di Sulawesi Selatan bisa berjalan lancar tanpa ada insiden.

“Malam ini momentum yang perlu kita rayakan bersama. Saya bersama jajaran mengucapkan terima kasih karena semuanya berjalan lancar,” kata Syahrul YL

“Selamat Hari Buruh. Saya berharap di momentum May Day ini, seluruh buruh sama sama bertekad menjadikan Sulsel lebih modern dan harmonis dalam bingkai kebersamaan,” tambahya.

(rls/muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds