Nantikan Film Merah Putih Memanggil, Kisahkan Jenderal Gatot Masa Muda

Panglima TNI Gatot Nurmantyo bersama para aktor pemeran film Merah Putih Memanggil saat syuting di Halim Perdanakusuma, Jakarta, kemarin. | JAWA POS

Panglima TNI Gatot Nurmantyo bersama para aktor pemeran film Merah Putih Memanggil saat syuting di Halim Perdanakusuma, Jakarta, kemarin. | JAWA POS

DI tanah air, film bertema TNI tengah naik daun. Setelah I Leave My Heart in Lebanon dirilis akhir tahun lalu, kini Merah Putih Memanggil memulai proses produksi. Mengisahkan masa-masa ketika Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masih berpangkat kapten, film itu mengajak masyarakat untuk melihat keandalan pasukan elite TNI dalam menghancurkan aksi teror.

Kapten Nurmantyo diperankan oleh Maruli Tampubolon. Dia dikisahkan memimpin para prajurit yang berasal dari satuan elite TNI, yaitu Kopassus Angkatan Darat (AD), Marinir Angkatan Laut (AL), dan Paskhas Angkatan Udara (AU), dalam operasi pembebasan sandera.

 

“Lebih baik pulang nama daripada gagal di medan tugas!” kata Kapten Nurmantyo dalam salah satu adegan yang diperankan kemarin. “Komando, komando, komando,” imbuhnya.

Agar bisa menggambarkan secara utuh operasi itu, personel Kopassus, Marinir, dan Paskhas benar-benar dimainkan dalam film tersebut. Prajurit dari tiga matra diperlukan karena operasi pembebasan sandera dilakukan di tengah laut. Seperti I Leave My Heart in Lebanon, film itu juga digarap TeBe Silalahi Pictures.

Maruli tidak sendiri. Sederet aktor populer juga terlibat dalam film yang direncanakan tayang perdana pada 5 Oktober mendatang tersebut. Antara lain Verdy Bhawanta, Aryo Wahab, Restu Sinaga, Mentari De Marelle, dan Prisia Nasution

Scene udara kemarin dipertontonkan oleh para pemain. Misalnya yang dilakukan Verdy Bhawanta. Pemeran utama di film Garuda 7 itu kemarin melakukan aksi terjun payung bersama kelompok prajurit TNI-AU. Setelah mendarat, dia berlari sambil membawa bendera Merah Putih yang kemudian diserahkan kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. “Baru terjun (payung, Red) hari ini (kemarin, Red),” tutur Verdy, yang berperan sebagai Komandan Unit (Dan Unit) Letnan Satu (Lettu) Mulyono di film tersebut.

Jenderal Gatot Nurmantyo senang karena film tersebut bisa mulai diproduksi.

(tyo/c11/ang/pojoksulsel)



loading...

Feeds