Jelang Ramadan, Perempuan Malam Kian Aktif

Ilustrasi

Ilustrasi

KEBERADAAN Pekerja Seks Komersial (PSK) di Jalan Raya Cipanas, Cianjur, menjadi perhatian petugas. Apalagi, saat ini sudah mendekati bulan suci Ramadan.

“Setiap malam hari, diatas jam 23.00 Wib masih ada yang menawarkan perempuan. Padahal saat ini sudah mendekati bulan puasa, seharusnya prostitusi ditindak tegas pemerintah,” ujar Ade (35) warga Desa Cipanas.

 

Aksi mereka itu seolah sudah berbaur dengan masyarakat dan terorganisir. Makanya, dia menduga saat pemerintah melakukan razia PSK sudah mengetahuinya.

Usia para PSK itu un bervariasi mulai 24 tahun hingga 45 tahun. “Mereka seperti tak tahu malu terus saja menawarkan diri, padahal seharusnya Cipanas ini bebas dari prostitusi,” ujarnya kepada Radar Cianjur (Jawa Pos Group).

Biasanya, mereka itu terlihat dari pakaiannya yang sexi dan mondar mandir tengah malam. Diakuinya prostitusi itu menganggu dan merusak Cipanas yang kentara religius.

“Kami mendesak PSK seperti itu bisa digaruk pemerintah, jangan ada lagi di wilayah Cipanas, ” tandasnya.

(fhn/pj/yuz/JPG/pojoksulsel)



loading...

Feeds