Polisi Ringkus Sindikat Pemalsuan SIM

IST

IST

POJOKSULSEL.com, PALOPO – Jajaran Polres Palopo membongkar sindikat pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM), Jumat (5/5/2017) sekitar pukul 00.30 Wita, dini hari tadi. Sedikitnya ada dua orang yang ditangkap petugas di tempat berbeda.

Kasatreskrim Polres Palopo AKP Andi Rahmat bersama Kepala Unit (Kanit) Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Iptu Musafir, awalnya mengamankan Andi Hairuddin (33), warga Jalan Yos Sudarso, setelah pengembangan dan interogasi lalu meringkus Andi Sukma (34) warga Jalan Sungai Pareman Palopo.

Informasi yang dihimpun keduanya diduga kuat sudah memalsukan puluhan surat yang wajib dimiliki pengemudi kendaraan bermotor itu.

Meski terbilang licin, aksi mereka terbilang ecek-ecek. SIM palsu yang diedarkan hanya dicetak di mesin print yang ada. Bentuk SIM yang dipalsukan juga jauh berbeda dengan yang asli. Lebih pudar dan tidak memiliki hologram yang merupakan tanda utama SIM asli.

“Mereka sindikat pemalsuan SIM yang sudah lama beraksi, tidak ada perlawanan saat ditangkap,” terang Kasatreskrim polres Palopo AKP Andi Rahmat

Dari tangan keduanya, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah print canon warna hitam, 14 lembar blangko SIM A dan SIM C kosong palsu, laptop, mesin laminating, pemotong kartu dan lainnya. Selain itu sebuah sangkur dan sepucuk senpi jenis air soft gun turut diamankan.

“ Kami masih sementara melakukan pengembangan, apakah ada tersangka lain atau tidak,” pungkas Andi Rahmat.

Saat ini pelaku tengah menjalani pemeriksaan di Mapolres Palopo pelaku akan dijerat dengan Pasal 263 KUHP tentang penipuan jo Pasal 263 tentang penipuan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

(bayu/pojoksulsel)



loading...

Feeds