Wagub Sulsel Nilai Pencegahan Korupsi Berbasis Online Lebih Efektif

Suasana rapat koordinasi pemberantasan korupsi terintegrasi Provinsi Sulsel, di ruang Pola Kantor Gubernur, Kamis (4/5/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

Suasana rapat koordinasi pemberantasan korupsi terintegrasi Provinsi Sulsel, di ruang Pola Kantor Gubernur, Kamis (4/5/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Agis Arifin Nu’mang mengatakan penanganan korupsi secara terintegrasi sangat dibutuhkan.

“Sebab korupsi adalah musuh bersama yang merugikan bangsa dan negara,” kata Wagub Agus AN pada Rapat Koordinasi pemberantasan korupsi terintegrasi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), di ruang Pola Kantor Gubernur, Kamis (4/5/2017).

selain seluruh kepala daerah kabupaten/kota di Sulsel, Fokopimda Sulsel, hadir pula Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata. Di acara itu, Alexander Marwata hadir sebagai pembicra.

Lanjut Agus AN, selain pengintegrasian pemberantasan korupsi, pengendalian berbasis E-govermant pun dapat menjadi solusi dalam melakukan perencanaan penganggaran, maupun melakukan pelayanan.

Agus AN mengatakan pengendalian secara online akan lebih efektif, sehingga menjadi bagian yang harus diusahakan oleh pemerintah daerah.

Pada kesempatan yang sama, Wagub Agus AN mengatakan lingkungan birokrasi memiliki potensi besar terjadinya korupsi.

Karena itu, penegakan aturan secara maksimal di lingkungan birokrasi adalah bagian penting, yang harus diperhatikan oleh pimpinan.

Selain itu, penguatan reformasi moral dan etika para birokrat untuk tidak melakukan korupsi, gratifikasi dan penyalahgunan wewenang.

Agus AN juga meminta kepada seluruh bupati/walikota melakukkan upaya pencegahan korupsi secara terkoordinasi.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds