Alexander Marwata Ibaratkan Koruptor Seperti Ikan Tak Segar

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat membuka Rakor dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Provinsi Sulsel di Ruang Pola Kantor Gubernur, Kamis (4/5/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat membuka Rakor dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Provinsi Sulsel di Ruang Pola Kantor Gubernur, Kamis (4/5/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Wakil Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengungkapkan, munculnya kasus korupsi itu memiliki kesamaan dengan ikan tidak segar.

Alexander mengatakan, tanda-tanda ikan yang sudah tidak segar itu terlihat dari kepalanya, yakni mata mulai tidak bening lagi.

“Ikan mulai busuk dari kepala. Begitu juga dengan korupsi dimulai dari kepala,” kata Alexander Marwata saat membuka Rakor dan supervisi pemberantasan korupsi terintegrasi provinsi Sulsel di Ruang Pola Kantor Gubernur, Kamis (4/5/2017).

Alexander Marwata mengatakan, perilaku korupsi itu muncul dari kepala/pimpinan.

Perumpamaan awal munculnya kasus korupsi dengan ikan tidak segar yang disampaikan Alexander Marwata, disambut tepuk tangan hadirin.

Rakor Pemberantasan korupsi ini dirangkaikan dengan, penandatangan komitmen bersama program pemberantasan korupsi terintegrasi pada Pemprov Sulsel.

Kegiatan ini dihadiri oleh 16 Kepala daerah di Sulsel dan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Sulsel.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds

lutra, luwu utara, adv pemkab lutra, adv lutra, bupati lutra, indah putri indriani, bupati cantik

Bupati Lutra: SOP Wajib Dipublikasikan

STANDAR Operasional Prosedur (SOP) adalah kumpulan peraturan yang dibuat untuk mempermudah seseorang/kelompok/organisasi dalam bekerja. Dalam instansi pemerintahan, SOP berfungsi untuk …