Hindari Pola Asuh Anak Seperti Ini, Simak…

Ilustrasi

Ilustrasi

ORANGTUA masih banyak yang mendidik anak dengan gaya kolot. Banyak orang tua memaksakan kehendak kepada anak mereka dalam mendidik. Orang tua berprofesi dokter, ingin memiliki anak yang juga harus menjadi dokter.

Padahal belum tentu anak menyukai pilihan orang tua. Anak akan menjalaninya dengan setengah hati. Apalagi jika anak sudah dipaksa sejak kecil mengikuti kemauan orang tua. Misalnya harus menjadi juara kelas, atau harus masuk jurusan IPA seperti zaman orang tuanya sekolah dulu.

 

Psikolog Anak dan Remaja Universitas Indonesia (UI) Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengingatkan bahwa pola pendidikan seperti itu akan membuat anak frustasi. Anak tak bisa memilih apa yang sesuai keinginan hatinya.

“Iya tentu membuat anak tertekan. Orang tua perlu menyadari bahwa setiap anak adalah unik. Setiap anak punya jenis kecerdasan tersendiri,” jelas Vera kepada JawaPos.com, Selasa (2/5/2017).

Menurutnya, tidak semua keberhasilan dapat dicapai hanya melalui satu jalur saja. Salah satunya seperti memaksakan kehendak cita-cita anak di masa depan. Anak yang sukses tidak harus sama profesi dan jurusan seperti orang tuanya.

“Ketika anak diberi kesempatan untuk menjalani apa yang dia minati dan sesuai dengan kemampuannya, anak akan lebih bahagia,” ungkapnya.

Anak yang diberikan ruang kebebasan untuk memilih kesenangannya akan menjalaninya dengan sungguh-sungguh dan semangat. Jika ini sudah tercapai, emosi positif ini akan membuat anak lebih percaya diri. Cara ini juga tetap akan membuat orang tua merasa bangga.

“Dan semangat untuk mengembangkan potensi dirinya sehingga mencapai keberhasilan,” tutupnya.

(cr1/JPG/pojoksulsel)



loading...

Feeds

kesehatan, bahaya obesitas, bahaya kegemukan, penyakit obesitas, obesitas, penyebab obesitas, penyebab kegemukan

Ini 4 Tanda Tubuh Anda Kurang Serat

POJOKSULSEL.com – Memenuhi kebutuhan serat sehari-hari merupakan langkah awal untuk menjaga kesehatan agar tubuh tetap prima. Sebab, kurang serat merupakan …