Pemerataan Pendidikan, Disdik Sulsel Upayakan Integrasi Sekolah

Irman Yasin Limpo. POJOKSULSEL/MUH FADLY

Irman Yasin Limpo. POJOKSULSEL/MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel Irman Yasin Limpo mengungkapkan catatan penting hari pendidikan nasional (Hardiknas) 2017, adalah mengintegrasikan pendidikan sekolah menengah atas (SMA) sederajat terpusat pada satu titik.

Untuk mewujudkan konsep integrasi pendidikan yang terpusat, Disdik Sulsel telah merancang 2 skenario terhadap seluruh SMA di Sulsel.

Iram YL mengatakan, untuk skenario pertama adalah pemenuhan kelengkapan dasar sekolah. Misalnya terkait keamanan sekolah dibutuhkan perbaikan pagar, dan pintu maupun ketersediaan air di sekolah sebagai penunjang kebersihan.

Lanjut Irman YL, syarat lain terpenuhinya standatisasi sekolah adalah lengkap secara administrasi, seperti Izin operasional sekolah, dan jumlah murid.

Selain itu, Disdik Sulsel akan mendata jumlah siswa yang hadir per triwulan dan per semester.

“Dan perhari berapa berdasarkan data absen dan vaktual itu yang akan kita lakukan,” kata Irmam YL.

Irman YL mengatakan,  setelah pemenuhan dasar fasilitas sekolah terpenuhi, baru kemudian Disdik Sulsel  melangkah pada skenario kedua, yakni penambahan ruang ruang kelas baru.

“Tapi sekolah yang belum memenuhi kebutuhan standar, kita sampaikan supaya jelas sampai dimana? 1.018 sekolah ini standarnya sama secara minimal,” kata Irman YL, Selasa (2/5/2018).

Irman Yasin Limpo mengatakan, standar dasar seluruh SMA sederajat di Sulsel harus sama. Sebab momentum Hardiknas 2017 adalah pemerataan pendidikan.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds