Silaturahmi ke HMI Cabang Makassar, AQM Bicara Ini

Anggota DPD RI Aziz Qahhar Muzakkar mengumpulkan sejumlah tokoh dari Luwu Raya di Makassar, Jumat (24/3/2017) malam. | POJOKSULSEL - CHAIDIR PRATAMA

Anggota DPD RI Aziz Qahhar Muzakkar mengumpulkan sejumlah tokoh dari Luwu Raya di Makassar, Jumat (24/3/2017) malam. | POJOKSULSEL - CHAIDIR PRATAMA

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Sehari setelah pengumuman resmi berpasangan dengan Nurdin Halid (NH) di Pilgub Sulsel 2018, Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (AQM) langsung bekerja. Garapan pertama senator DPR RI ini adalah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Aziz adalah mantan Ketua di organisasi hijau hitam ini.

Senin, 1 Mei 2017, AQM silaturahmi ke Wisma HMI Cabang Makassar di Jalan Botolempangan. Ia diundang sebagai pembicara dalam Diklat Dakwah yang dilaksanakan Pengurus HMI Cabang Makassar. Kegiatan ini bertema, “Penguatan Dakwah HMI kembali ke Umat.”

Aziz dalam penyampaiannya memulai dengan refleksi sejarah HMI pada eranya dikomparasi zaman modern saat ini. Ia mengatakan, ketika masih aktif di pergerakan dakwah HMI, cara ataupun metode yang digunakan dalam penguatan dakwah adalah mengaktifkan lembaga dakwah. Senada dengan itu adalah menguatkan kajian-kajian keislaman lainya.

“Karena hanya dengan demikian, kita bisa memberikan pembinaan kepada masyarakat luas nantinya. Bagaimana bisa kita memberi sementara kita tidak mempunyai,” ungkapnya.

Aziz Qahhar lalu mengimbau seluruh kader HMI agar lebih dulu mengisi diri dengan keilmuan. Setelah itu, baru bisa menjadi pembina orang-orang sekitar.

“Hal pertama yang harus dibenahi adalah aqidah dan akhlak kita. Kedua, kita harus berusaha menjadi teladan di masyarakat,” kata Aziz.

Tekad itu, lanjutnya, akan berjalan dengan baik ketika memulainya dari masjid. Karena di masjidlah hal-hal baik itu selalu muncul. Mulai dari salat lima waktu, salat duha, mengaji dan kajian-kajian keislaman lainya.

“Meskipun tidak semua kader HMI diharuskan menjadi mubalig atau dai akan tetapi semua harus aktif di multi sektor. Mulai dari pendidikan, hukum, kesehatan, politik dan social,” ungkapnya.

Aziz lalu berharap, lembaga dakwah bisa diaktifkan kembali. Bahkan, sebisa mungkin, lembaga dakwah HMI, terus dijaga dan dikembangkan ke depan. Dengan demikian, bisa terus menjadi lembaga yang peduli dengan dinamika keumatan saat ini.

“HMI harus lebih terbuka lagi dalam hal kerja sama dalam bidang dakwah, seperti membangun kerja sama dengan dengan ormas-ormas seperti Muhammadiyah, NU, Hidayatullah, Wahdah Islamiah dan lain-lain,” paparnya.

Ditambahkan, HMI juga hrus berdiri di garda terdepan ketika Islam dan ulama-ulama didiskreditkan. Apalagi jika dijustifikasi sebagai intoleran, sebagai teroris, apalagi anti Pancasila. Karena HMI adalah organisasi yang paling cocok ketika direlasikan dengan agama dan negara.

“Kader HMI juga harus lebih membangun kepekaan sosial agar dinamika keumatan lebih jeli dianalisis dan kemudian dapat diatasi dengan solusi cerdas,” pesan AQM.

Ketua HMI Cabang Makassar berterima kasih atas kehadiran AQM. Kata dia, kegiatan tersebut adalah wujud kepedulian terhadap problematika umat saat ini. “Kakanda Abdul Aziz Qahhar adalah sosok yang tepat untuk memberikan pencerahan soal ini,” katanya.

(gunawan/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Barcelona Keok, Neymar Tertawa

POJOKSULSEL.com – Akun Twitter resmi Paris Saint-Germain (PSG) menjadi pembicaraan setelah memposting foto Neymar sedang tertawa lepas dalam latihan. Foto …

Makin Runcing, Rivalitas Prabowo dan Jokowi

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, mengomentari soal ketidakhadiran Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto …