Gugatannya Ditolak, Suhardi Duka Janji Dukung Ali Baal dan Enny

Suhardi Duka (SDK)

Suhardi Duka (SDK)

POJOKSULSEL.com – Mahkamah Konstitusi menolak permohonan gugatan Suhardi Duka dan Kalma Katta.

Dengan demikian, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawei Barat terpilih adalah Ali Baal Masdar dan Enny Anggraeni Anwar.

“Menolak permohonan pemohon,” kata ketua sidang, Arief Hidayat, di gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (26/4/2017).

Menanggapi keputusan itu, Suhardi Duka lewat tulisannya menerima keputusan MK dan mengucapkan selamat atas terpilihanya Ali Baal Masdar dan Enny Anggraeni sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih Sulbar periode 2017-2022.

Suhardi Duka pun menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses Pilgub Sulbar terdapat kata-kata yang menyinggung dan kasar. Suhardi Duka pun berjanji tidak akan mengganggu atau menghalang-halangi proses pemerintahan di bawah kepemimpinan Ali Baal dan Enny Anggraeni. (muh fadly/pojoksulsel)

Berikut tulisan lengkap Suhardi Duka pasca putusan MK, menolak semua gugatan pemohin dan mengukuhkan keputusan KPU Sulbar:

Pilgub dalam proses demokrasi Dan hukum

Tanggal 26 April 2017,  jam 11.30 WIB. Mahkamah Kontitusi membacakan putusan tentang Pilgub sulbar yang intinya menolak semua permohonan pemohon, dan mengukuhkan keputusan KPU Sulbar. Bagi kami sebagi pihak pemohon menerima putusan tersebut.

Sebagai salah satu peserta Pilgub pada kesempatan ini saya menyampaikan selamat kepada Ali Baal Masdar dan Enny Anggraeny Anwar, atas terpilihnya dan kemenangannya pada Pilgub Sulbar, selamat anda memimpin Sulbar untuk waktu 5 tahun. Kami percaya bahwa Bapak dan Ibu akan mampu membawa Sulawesi Barat ke arah yang Lebih baik, maju dan mala’bi.

Kekalahan kami di proses demokrasi ini, sangat berharga yang dapat dijadikan pelajaran dalammengevaluasi diri saya dan Tim seperjuangan, pertama disadari bahw kekuasaan itu amanah yang datangnya dari Allah, dan saat ini amanah itu tidak dipercayakan kepada kami berdua, karena ada orang yang lebih baik dari kami, atau mungkin Allah juga masih menyayangi kami, jika sekiranya amanah itu akan dipercayakan kepada kami bisa lupa dan sombong.

Kedua, rasanya kami berdua 10 tahun memimpin 2 kabupaten  Mamuju Dan Majene mungkin masih banyak yang tersia-siakan, atau terlupakan dan bahkan tersakiti. Sehingga dinilai tidak layak untuk memimpin daerah yang lebih luas

Ketiga, Mungkin Allah akan memberikan yang lain untuk pengabdian selanjutnya, banyak lapangan pengabdian untuk kemaslahatan orang banyak.  Yang menanti sejauh didasari oleh ketululusan.

Untuk itulah saya menitip harapan Dan do’a semoga Sulbar di tangan pemimpin yang baru akan lebih baik, maju Dan mala’bi. Ali Baal Masdar bukan seseorang yang baru di pemerintahan dengan pengalaman 10 tahun memimpin Polewali Mandar adalah modal yang baik untuk Sulawesi barat, demikian pun Enny Anggraeny Anwar juga memiliki pengalaman dan tahu persis kondisi pemprov selama 10 tahun mendampingi Gubernur Anwar Adnan Saleh

Dan akhirnya kalau dalam perjalanan selama proses Pilgub termasuk kampanye Ada kata2 yang menyinggung dan kasar saya mohon maaf, karena itulah bumbu dalam proses demokrasi yang kita bangun selama ini.

Saya akan ikut mensupport kesuksesan pemempin yang baru, Insya Allah tidak Akan mengganggu apalagi menghalangi karena pada intinya Rakyat banyak bergantung harapan kepada pemerintah. Terimah kasih. (SDK)



loading...

Feeds

Lead singer Linkin Park, Chester Bennington. Foto: Mirror

Jadwal Tur Linkin Park Batal

BAND rock kondang Linkin Park terpaksa membatalkan sejumlah jadwal manggung dalam tur bertitel One More Light. Keputusan itu sebagai imbas …