Stadion di Gembok, Begini Reaksi Pelatih PSM Makassar Robert

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts merajuk, lantaran jadwal latihan, Jumat (21/4/2017) tertunda beberapa menit karena Stadion Andi Mattalatta Mattoangin Makassar terkunci.

Seharusnya, PSM Makassar menggelar latihan rutin, Jumat (21/4/2017) pukul 16.00 Wita. Perlengkapan pertandingan sedianya sudah berada di lapangan beberapa menit sebelum pemain tiba terhenti di depan pagar.

 

Sayangnya, pagar pembatas lapangan dan ruang ganti digembok. Sehingga, official PSM terpaksa merusak gembok agar latihan bisa dimulai.

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts meradang, dan menganggap ada orang yang menghalangi PSM berprestasi. “Ada beberapa orang yang mensabotase kita. Makanya salah satu official kasi rusak gembok agar kita bisa latihan,” kata Robert.

Menurut Robert, kondisi ini tidak bagus bagi tim yang sedang menjalani kompetisi Liga 1. Apalagi, latihan ini adalah laga terakhir sebelum beranngkat ke Tenggarong, menjalani laga kedua menghadapi Mitra Kukar.

“Ini tidak bagus, mereka menghalangi kita latihan. Kalau kita kalah, siapa yang akan kalian salahkan. Sementara mereka halangi kita latihan,” keluh Robert.

Jika kondisi ini terus berlanjut, Robert tidak mau lagi latihan di Makassar. “Cukup sudah, kalau begini terus lebih baik kita latihan di Bali dari pada disini,” keluh Robert.

Sebab, kata pelatih asal Belanda ini bukan hanya kali ini mereka dihalang-halangi untuk menggunakan stadion. “Dalam dua minggu terakhir, mereka mecoba menghalang-halangi kita untuk latihan,” cetus Robert.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds