WOW! Kemenangan Anies-Sandi Berimbas ke Saham Saratoga dan Grup MNC

Prabowo Subianto saat pidato kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. (Imam Husein/Jawa Pos)

Prabowo Subianto saat pidato kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. (Imam Husein/Jawa Pos)

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI 2017 putaran kedua teryata bukan hanya berimbas ke dunia politik, namun juga berefek dengan naiknya nilai sejumlah salam di lantai bursa.

Misalnya, saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), serta saham grup MNC seperti PT MNC Land Tbk (KPIG), dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).

Analis senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menyatakan, saham SRTG memiliki likuiditas yang kecil sehingga pergerakannya cederung sideway.

’’Namun, karena pelaku pasar memiliki persepsi kalau Anies-Sandi menang saham-saham SRTG dan grup Saratoga akan naik. Setelah timbul persepsi, mereka beli sehingga sahamnya naik,’’ ujarnya.

Sandiaga sebenarnya telah menjual 39,62 juta lembar saham miliknya di SRTG.

Jumlah itu setara 1,46 persen dari saham SRTG yang beredar.

Banyak pihak yang menduga penjualan saham yang menghasilkan dana Rp 134,73 miliar itu berkaitan dengan dana kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 yang dijalani Sandi.

Melalui SRTG, Sandi juga telah melepas kepemilikan sahamnya di ADRO. Sebanyak 24,75 juta lembar saham dilego dan menghasilkan dana Rp 41,2 miliar dari transaksi tersebut.

Namun, pihak SRTG menyatakan, saham itu dijual untuk memenuhi kebutuhan likuiditas perusahaan.

SRTG merupakan perusahaan yang punya banyak saham di beberapa korporasi.

Sementara itu, saham grup MNC dapat bergerak naik lantaran grup tersebut dimiliki taipan yang juga Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.

Perindo belakangan merapat ke pasangan Anies-Sandi yang disokong Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera.

Di sisi lain, kekalahan Ahok-Djarot bisa membawa sentimen negatif terhadap saham PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN).

Hal tersebut terutama terkait dengan tidak jelasnya nasib reklamasi yang dijalankan emiten properti itu setelah Ahok kalah.

Pasangan Anies-Sandi dalam kampanyenya berjanji menyetop reklamasi.

Pada sesi perdagangan Selasa (18/4) lalu, saham SRTG menguat 1,12 persen ke level 3.600.

Sementara itu, ADRO, MNCN, dan KPIG tercatat merah. Masing-masing berada di level 1.835, 1.720, dan 1.445.

Untuk APLN, sehari sebelum pilgub DKI Jakarta, kinerjanya tercatat menguat 3,67 persen di level 226.

Analis Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengatakan, indeks harga saham gabungan (IHSG) pasca-pilgub DKI Jakarta akan bergerak di zona hijau dengan perkiraan support rentang 5.600–5.730 dan resisten 5.630–5.660.

Sepanjang pilkada berjalan aman, pasar dapat bergerak menguat. Sebab, pengusaha dan investor menginginkan keadaan yang aman dan jauh dari kericuhan.

’’Memang banyak pelaku bisnis bilang kami tunggu pilkada berlangsung. Setelah itu, semua orang baru optimistis untuk berkembang,’’ tuturnya.

(JPNN)



loading...

Feeds

Tiara Dewi dan Lucky Hakim. FOTO: Dok. Jawa Pos

Lucky Hakim Lebaran tanpa Istri

POJOKSULSEL.com – Lucky Hakim akan menghabiskan lebaran tahun ini hanya seorang diri. Pasalnya, istrinya Tiara Dewi memutuskan berangkat melakukan ibadah …