Kejati Sulsel Sita Rp1,7 Miliar Milik Tersangka Korupsi Kasus Lahan Bandara Hasanuddin di Bank Sulsel Maros

POJOKSULSEL.com MAROS -Tim penyidik Kejati Sulselbar menyita dana deposito tabungan milik terdakwa kasus lahan bandara, Sitti Rabiah di Bank Sulsel cabang Maros. Dana tersebut senilai Rp1,7 miliar disimpan  di bank Sulsel. Dana itu diduga masuk pada kerugian negara yang ditimbulkan yakni senilai Rp317 miliar, Senin (19/4/2017).

 

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Jan S Maringka turun langsung melakukan penyitaan dana deposito milik terdakwa kasus lahan bandara  yang didampingi Aspidus Kejati Sulselbar, Tugas Utoto, Kajari Maros, Eko Suwarni bersama tim penyidik Kejati Sulselbar.

 

Kejati menuturkan penyitaan uang milik terdakwa tersebut dilakukan karena ada laporan dari pihak perbankan jika salah seorang keluarga Sitti Rabiah bermaksud mencairkan dana itu. Atas laporan tersebut, akhirnya pihak Kejati melakukan penyitaan uang milik Sitti Rabiah. Setelah sebelumnya dilakukan pemblokiran rekening atas nama terdakwa. Setelah sebelumnya dilakukan pemblokiran rekening atas nama terdakwa.

 

” Penyitaan dana deposito milik terdakwa Sitti Rabiah sebesar Rp1,7 miliar ditambah uang simpanan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp231. juta. Selain itu juga ada uang milik tersangka lain, Mahmud Usman sebesar Rp3,2 juta yang juga turut disita,” jelas Jan S Maringka

 

Perkara ini secara menyeluruh kata Kajati, sudah menyeret sekitar 9 orang tersangka, dengan dua tahap pembagian. Tahap pertama sudah masuk tuntutan, dan tahap kedua sedang tahap penyidikan yakni BPN dengan menetapkan lima orang tersangka. “Yang disita ini adalah uang milik terdakwa, “singkatnya.

 

(adnan/pojoksulsel)



loading...

Feeds