Syahrul Yasin Limpo : Presiden Punya Perhatian Khusus di Sulsel

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mendampingi Menteri PUPR Mochammad Basoeki Hadimoeljono meresmikan pengalihan aliran sungai (river crlosure), pembangunan Bendungan Paselloreng, di Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Rabu (19/4/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mendampingi Menteri PUPR Mochammad Basoeki Hadimoeljono meresmikan pengalihan aliran sungai (river crlosure), pembangunan Bendungan Paselloreng, di Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Rabu (19/4/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, WAJO – Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mendampingi Menteri PUPR Mochammad Basoeki Hadimoeljono meresmikan pengalihan aliran sungai (river crlosure), pembangunan Bendungan Paselloreng, di Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Rabu (19/4/2017).

Syahrul Yasin Limpo menilai pembangunan proyek bendungan Passollerang merupakan hal yang sangat luar biasa bagi masyarakat Sulsel.

 

Sebab hanya Kabupaten Wajo, yang mendapatkan proyek pembangunan bendungan yang sangat besar di Indonesia.

“Artinya Ada keprihatinan yang luar biasa pak Menteri, Pak Presiden terhadap daerah ini,” kata Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya, Rabu (19/4/2017)

Lanjut Syahrul Yasin Limpo, pembangunan bendungan Paselloreng Wajo ini dapat mengairi 7.000 hektare areal persawahan di Sulsel.

Sementara itu, terdapat 8.500 areal persawahan yang siap dialiri, dengan potensi areal persawahan di Sulsel seluas 10 ribu hektare.

Syahrul Yasin Limpo juga melaporkan bahwa hanya dalam waktu 2 bulan, provinsi Sulsel memiliki 2,6 juta ton over stok beras dan 6 juta ton over stok padi

Provinsi Sulsel juga telah berhasil menyediakan stok beras untuk 22 provinsi di Indonesia.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds