Kondisi Kapten Pilot Sesak Napas di Langir Parepare Berangsur Pulih

Helikopter Jet Puma H-3214 milik TNI AU yang membawa rombongan Menteri PUPR Mochammad Basoeki Hadimoeljono dari Parepare ke lokasi peresmian aliran sungai Bendungan Paselloreng Kabupaten Wajo, Rabu (19/4/2017). | IST

Helikopter Jet Puma H-3214 milik TNI AU yang membawa rombongan Menteri PUPR Mochammad Basoeki Hadimoeljono dari Parepare ke lokasi peresmian aliran sungai Bendungan Paselloreng Kabupaten Wajo, Rabu (19/4/2017). | IST

POJOKSULSEL.com, WAJO – Helikopter yang membawa rombongan Menteri PUPR Mochammad Basoeki Hadimuldjono bersama gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, terpaksa mendarat di Stadion Gelora Mandiri, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, Rabu (19/4/2017).

Helikopter rombongan Menteri Basoeki sedang dalam perjalanan kokasi peresmian pengalihan aliran sungai Bendungan Paselloreng, di Desa Arajang, Kecamatan Giliiring Kabupaten Wajo.

Namun, baru terbang hampir 1 jam mendekati Kota Parepare, Kapten Pilot Wiranto terserang sesak napas. Atas insiden itu, pendaratan darurat terpaksa dilakukan.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Sulsel Devo Khadafi yang ikut dalam rombongan Menteri mengatakan, setelah berhasil mendarat di Kota Parepare, ia langsung berkoordinasi dengan TNI AU untuk mengganti pilot dan helikopter, dan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Wajo. Sementara, pilotnya langsung ditangani intensif di RSUD Andi Makkasau.

“Cuaca oke, cuma pilotnya tiba-tiba sesak napas. Untung Pak Gubernur dan Pak Menteri bisa menenangkan dan tidak panik. Tentunya semua berdoa,” kata Devo, Rabu (19/4/2017).

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Rachmat Latif mengatakan kondisi Kapten Pilot Wiranto berangsur membaik, setalah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Andi Makkasau Parepare.

“Pilot tersebut bukan mengalami serangan jantung, tapi radang paru akut yang menyebabkan sesak napas akut,” jelasnya.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds