Sudah Beroperasi dan Kerap Timbulkan Kemacetan, Pancious Ternyata Belum Punya Amdal Lalin

Restoran bernama Pancious di Jalan Hertasning ternyata belum mengantongi dokumen Amdal Lalin. Hal tersebut terungkap setelah Komisi C DPRD Makassar bersama Dinas Perhubungan Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Banggar, Gedung DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa (18/4/2017). | POJOKSULSEL - CHAIDIR PRATAMA

Restoran bernama Pancious di Jalan Hertasning ternyata belum mengantongi dokumen Amdal Lalin. Hal tersebut terungkap setelah Komisi C DPRD Makassar bersama Dinas Perhubungan Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Banggar, Gedung DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa (18/4/2017). | POJOKSULSEL - CHAIDIR PRATAMA

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Sejak resmi beroperasi beberapa bulan lalu, satu restoran bernama Pancious di Jalan Hertasning, ternyata belum mengantongi dokumen terkait Analisis Dampak Lingkungan – Lalu Lintas (Amdal Lalin). Hal tersebut terungkap setelah Komisi C DPRD Makassar bersama Dinas Perhubungan Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Banggar, Gedung DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa (18/4/2017).

Dalam RDP tersebut, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Makassar, Taufik Palaguna mengungkapkan bahwa, hingga saat ini pihaknya belum mengeluarkan Amdal Lalin untuk Restoran yang tergolong elit tersebut.

“Dari data yang Kami terima dari pihak Pancious, luas bangunan yang dimiliki untuk beroperasi tidak sebanding dengan ruang parkir yang disiapkan,” kata Taufik Palaguna menjelaskan alasan belum mengeluarkan Amdal Lalin.

Ia menegaskan tidak akan mengeluarkan Amdal Lalin sebelum pihak Pancious melengkapi semua persyaratan yang dimaksud. Dinas Perhubungan Kota Makassar, lanjutnya Taufik masih menunggu persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh Pancious.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar Susuman Halim yang usai RDP langsung melakukan peninjauan di lokasi restoran mengaku kesal. Dia menegaskan pihak Pancious tidak boleh diberikan toleransi terkait penataan parkirnya.

“Hari ini juga saya minta kepada Dishub Kota Makassar dengan kewenangan yang dimiliki untuk turun langsung agar pengunjungnya tidak lagi parkir di bahu jalan, ini sudah sangat meresahkan masyarakat,” tegas Sugali sapaan Susuman.

Tak hanya Sugali, seluruh anggota komisi C yang sempat hadir pada RDP tersebut berang, lantaran pihak Pancious yang diundang tidak kunjung hadir hingga rapat tersebut usai. Selain Pancious pada rapat tersebut, juga dihadiri manajemen Black Canyon Cafe yang letaknya berada diseberang jalan restoran Pancious.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds