Study Tour di Torut, 2 Siwa Smansa Wonomulyo “Hilang” di Kete Kesu

Guru pembina SMA Negeri 1 Wonomulyo, Polman selfie bersama siswa dan siswinya dengan latar belakang objek wisata di Toraja Utara  saat study tour.

Guru pembina SMA Negeri 1 Wonomulyo, Polman selfie bersama siswa dan siswinya dengan latar belakang objek wisata di Toraja Utara saat study tour.

POJOKSULSEL.com, POLMAN – SMA Negeri 1 (Smansa) Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) kembali memberangkatkan 163 siswa Kelas XI IPA study tour ke Kabupaten Enrekang dan Toraja Utara (Torut).

Study tour yang berlangsung dari tanggal 10 hingga12 April 2016 lalu melibatkan kerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Olahraga Polman dan Dinas Pariwisata dan Olahraga Toraja Utara. Para siswa smansa Wonomulyo didampingi oleh 7 orang guru dan 14 panitia dari KIR Clabing Smansa Wonomulyo.

Pembina Clabing Smansa Wonomulyo Irfan Kurniawan mengatakan study tour ke Toraja Utara tersebut terkait dengan materi sistem rangka.

“Ini merupakan study tour pertama untuk materi sistem rangka,” kata Irfan Kurniawan yang juga guru mata pelajaran Biologi Smansa Wonomulyo, Kamis (14/4/2017).

Lanjut Irfan Kurniawan, sejumlah tempat yang dtelah dikunjungi saat study tour, di antaranya Gunung Nona di Kabupaten Toraja, dan beberapa tempat di Toraja Utara yakni Kete Kesu, Londa, Lemo, Buntu Burake, dan negeri di atas awan Lolai.

Irfan Kurniawan menyebutkan study tour ini merupakan bagian dari metode pembelajaran dengan mengamati langsung objek yang akan dipelajari. Selama ini, study tour sering diartikan sebagai agenda dengan kegiatan darma wisata atau rekreasi atau piknik.

Padahal, study tour merupakan suatu metode yang dapat dilakukan oleh pendidik setiap saat dengan mengunjungi tempat-tempat tertentu. Sehingga diharapkan anak dapat mempelajari suatu hal secara lebih mendalam dan juga konkret.

“Besar harapan kami semoga study tour sistem rangka ini, bisa menjadi program tahunan untuk mata pelajaran biologi di Smansa Wonomulyo,” kata Irfan Kurniawan.

Irfan Kurniawan menceritakan hal-hal unik yang terjadi saat melakukan study tour di Toraja Utara, yakni terdapat 2 siswa yang sempat ketinggalan saat di obyek wisata Kete Kesu.

Namun akhirnya, keduanya bisa menyusul dan berkumpul lagi dengan rombongan di lokasi pengamatan Londa dengan bantuan tukang ojek.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds

All England 2017, bulu tangkis, bulutangkis, pasangan owi butet, owi butet gagal di All England 2017, wakil indonesia di All England 2017

Owi/Butet Sukses “Ganyang” Malaysia

POJOKSULSEL.com, DUBAI – Pasangan Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir memastikan satu tiket semifinal Dubai World Superseries Finals 2017. Keberhasilan …