Ini Bocoran Marquee Player Arema FC

Aji Santoso tak mau asal memilih marquee player untuk Arema. (Purwanto/Malang Post)

Aji Santoso tak mau asal memilih marquee player untuk Arema. (Purwanto/Malang Post)

POJOKSULSEL.com – Arema FC kini belum memiliki tanda-tanda menemukan sosok marquee player. Padahal, saat ini hanya tinggal dua hari jelang kick-off Liga 1.

Sebelumnya, pelatih Aji Santoso sudah membeberkan kriteria marquee player paling ideal untuk tim berjuluk Singo Edan tersebut.

Namun, Arema tampak sangat selektif, sekalipun banyak penawaran berdatangan. Aji mengakui, ada banyak tawaran yang masuk.

Namun pada akhirnya ada beberapa rekomendasi juga yang sesuai dengan kriteria.

“Saya juga memiliki kriteria untuk marquee player. Tidak asal dia pernah bermain di Piala Dunia atau dari liga top di Eropa,” ujarnya.

Menurut dia, dua hal utama yang dia sampaikan terkait marquee player adalah posisi dan usia. Dia menginginkan pemain yang bisa menempati posisi sebagai second striker dan bisa melapisi Cristian Gonzales. Selain itu, untuk usia dia menginginkan pemain yang masih produktif dan aktif bersama klub terakhirnya.

“Masimal 32 tahun. Bisa dicari sendiri. Clue-nya sekarang posisi second striker dan usia tidak lebih dari itu,” beber Aji berteka-teki.

Lebih lanjut, Aji menginginkan sosok pemain di posisi second striker, karena merasa membutuhkan aktor yang akan membantu serangan di Arema. Saat ini, memang terdapat beberapa pemain muda, namun dia merasakan pemain tersebut butuh jam terbang.

“Pemain muda untuk tahun depan sudah mulai matang. Untuk marquee player memang saya tertarik seorang second striker yang bisa menjadi striker juga,” tambahnya.

Dia memang enggan membocorkan nama yang sejatinya sudah berada di dalam genggamannya. Ia berharap pemain tersebut juga segera bergabung, karena Liga 1 juga segera dimulai. “Mungkin tidak lama lagi ada pengumumannya dari manajemen. Sekarang tim kami berfokus pada persiapan melawan Persib Bandung,” ungkapnya.

Aji sendiri sempat menyampaikan, jika timnya tidak menutup kemungkinan menggunakan jasa marquee player. Selain membantu tim, juga turut membantu meningkatkan mutu kompetisi.

“Marquee player nantinya juga kami harap bisa menjadi contoh. Secara pengalaman juga bisa dibagikan kepada pemain lain. Yang penting, dia masih bisa bermain dan buka sekadar pemain yang pernah hebat pada zamannya,” tutur dia.

(JPG)



loading...

Feeds