Barang Penuh Darah di Rumah Suami Istri yang Dibantai di Pinrang

Ati Sofwana (foto kiri) saat dirawat di RSUD Lasinrang, Kabupaten Pinrang, dan Arifin (45), yang tewas dibantai di Jalan Kesehatan, Kelurahan Salo, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulsel, Jumat (14/4/2017).

Ati Sofwana (foto kiri) saat dirawat di RSUD Lasinrang, Kabupaten Pinrang, dan Arifin (45), yang tewas dibantai di Jalan Kesehatan, Kelurahan Salo, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulsel, Jumat (14/4/2017).

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Tim Labfor Mabes Polri Cabang Makassar akan menyelidiki lebih jauh barang-barang penuh darah yang ditemukan di rumah pembunuhan Arifin (40) di Jalan Kesehatan, Kelurahan Penrang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Jumat (14/4/2017).

“Untuk memastikan barang-barang yang ditemukan di lokasi itu, masih tunggu Labfor yang saat ini dalam perjalanan ke Pinrang,” kata AKBP Leo Joko Triwibowo, Kapolres Pinrang kepada pojoksulsel, Jumat (14/4/2017).

 

Lanjut Leo Joko Triwibowo, barang bukti berlimuran darah yang diamankan, yakni pisau dapur, kemeja, dan seprei. Tim Inafis Polres Pinrang juga menemukan darah di tangga rumah korban.

Barang bukti lainnya yang diamankan adalah rokok merek kristal 1 bungkus dan korek gas.

Leo Joko Triwibowo menyebutkan, sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif pembunuhan sadis tersebut.

Namun ada kemungkinan kasus ini dipicu oleh persoalan internal antara pasangan suami istri tersebut. Sebab, dari hasil olah TKP, tidak ditemukan adanya barang-barang yang hikang di rumah korban.

Untuk proses penyelidikannya, anggota Polres Pinrang berkoordinasi dengan Unit Resmob Polda Sulsel.

Sebelumnya, pada Jumat subuh tadi, warga Pinrang digegerkan dengan kasus pembunuhan sadis yang terjadi terjadi di Jalan Kesehatan, Keluarahan Penrang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Jumat (14/4/2017). Korbannya adalah pasangan suami istri yang sehari-hari bekerja sebagai penjual nasi di Pasar Sentral Pinrang.

Identitas pasutri tersebut adalah Arifin (40) tahun, yang ditemukan warga tergelatak di depan rumahnya, dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Arifin menderita luka terbuka di sekujur tubuhnya. Luka terparah di bagian kepala sepanjang 25 cm dengan tulang tengkorak pecah disertai keluarnya jaringan otak. Luka terbuka pada alis atas kanan tembus sampai tulang dan tulang wajah pangkal hidung tampak retak.

Sementara istrinya Ati Sofwana (40) ditemukan di kamar rumahnya dengan kondisi luka tebasan di leher depannya. Ati yang sudah dalam kondisi kritis langsung dilarikan ke RDUD Watang Sawitto Kabupaten Pinrang.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds

danny-indira

SAH! Demokrat Usung Danny-Indira

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – DPP Partai Demokrat telah memutuskan kandidat usungan di Pilkada Kabupaten Kota se Sulawesi Selatan 2018 mendatang. Pengambilan …