TRAGIS!!! Ungkap Kecurangan UNBK di Sekolahnya, Siswi SMK Ini Tewas Bunuh Diri

Ilustrasi

Ilustrasi

NASIB tragis dialami Amelya Nasution, siswi SMKN 3 Padang Sidempuan, Sumatera Utara. Amel meninggal dunia setelah meminum racun tanaman. Diduga Amel stres karena mendapat intimidasi guru setelah mengungkap adanya kebocoran kunci jawaban Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di sekolahnya.

Amel menulis dugaan kecurangan itu di status media sosial. Kasus ini awalnya diterima oleh Posko Pengaduan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). Dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sekjen FSGI Retno Listyarti menuturkan kronologis bagaimana awal mula kasus ini bergulir.

Amel meregang nyawa pada Senin (10/4/2017) setelah meminum racun rumput sebelum mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Amel diduga stres karena diintimidasi oleh oknum guru. Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serentak dilaksanakan pada Senin 3 April lalu.

Menurut Retno, kasus yang menimpa Amel terjadi sebelum pelaksanaan UNBK. Diduga, Amel menenggak racun rumput tersebut sebelum tanggal 3 April hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

“Percobaan bunuh diri dilakukan karena Amel diduga merasa terancam atau diintimidasi oleh oknum guru SMKN 3 Padang Sidempuan akibat status FB,” kata dia, Kamis (13/4).

Amel membuat status terkait kebocoran soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Sebagai informasi, USBN adalah ujian yang digelar sekolah sebelum UNBK.

Status FB Amel diduga terkait dengan dugaan salah seorang siswa yang merupakan anak guru, yang dibantu dalam pelaksanaan USBN. Status FB ini kemudian berkembang menjadi saling serang antarsiswa.

Buntutnya, 3 orang siswa diproses sehingga muncul peringatan/ancaman bahwa apa yang dituliskan di FB bisa terkena pasal pencemaran nama baik dan UU ITE. Hal ini diduga membuat Amel stres.

“Sebelum Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dimulai pada 3 April lalu, diduga Amel mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara meminum racun rumput pada Sabtu, 1 April,” bebernya.

Setelah itu Amel langsung dilarikan ke RSUD Padang Sidempuan dan dirawat selama sembilan hari. Amel pun tak bisa mengikuti UNBK. Kondisi Amel tetap kritis dan akhirnya meninggal dunia pada Senin (10/4/2017).

Retno mengatakan, pihaknya mendorong agar kasus ini diusut tuntas. Pihak orang tua Amel juga sudah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Keluarga menduga korban ketakutan setelah dipangil tiga oknum guru SMKN 3 Padang Sidempuan, hingga memutuskan mengakhiri hidupnya dengan meminum racun tanaman.

“Dua kawan Amelya Nasution yaitu IR dan R menjadi saksi pelapor dari pengaduan keluarga Amel ke polisi dan keduanya sudah memberikan keterangan atau sudah di BAP,” katanya.

Menurut informasi, tambah dia, sejak kematian Amel, ketiga guru yang diduga melakukan intimidasi sudah tidak terlihat hadir di sekolah. Dia menuduga, ada upaya-upaya pihak tertentu mengaburkan mengaburkan fakta bahwa Amel bunuh diri bukan karena di intimidasi gurunya, tetapi masalah pacaran dan masalah keluarga.

“Sementara warga sekitar dan teman-teman Amel tahu bahwa Amel tidak punya pacar,” ujarnya.

(cr1/JPG/pojoksulsel)



loading...

Feeds

mudik, jalan rusak, jalur trans sulawesi rusak, trans sulawesi rusak, mudik jalan rusak, jalan rusak ke palopo, mudik 2017

Mudik yang Mengecewakan

SEMINGGU sebelum Lebaran, saya membayangkan jalur mudik trans Sulawesi mulus. Paling tidak tidak ada hambatan berarti. Saya membayangkan, jalur ini …