Dewan Nilai Dinas PU Tertutup Soal Data Pelaksanaan Anggaran

Rahman Pina. | DOK. POJOKSULSEL

Rahman Pina. | DOK. POJOKSULSEL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan Awal Komisi C DPRD Makassar bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Makassar yang dijadwalkan siang tadi akhirnya harus tertunda. Hal itu lantaran sejumlah dokumen terkait pelaksanaan anggaran (DPA) yang diminta oleh dewan tidak disediakan oleh pihak Dinas PU kota Makassar.

“Sebaiknya rapat kita tunda dulu. Kelengkapan data yang kita minta ini tidak dibawa. Padahal kita kan mau sesuaikan RKA dan DPA-nya,” ujar anggota komisi C, Fasruddin Rusli, Kamis (13/4/2017).

Begitu juga dengan Wakil ketua komisi C, Sangkala Sadiko. Ia mengungkapkan kekecewaannya atas ketidakhadiran Kadis PU Muh Ansar pada rapat tersebut.

Sangkala mengatakan kalau agenda rapat tersebut telah dijadwalkan sejak jauh hari, bahkan kesepakatannya saat rapat paripurna beberapa waktu lalu dihadiri dan disaksikan oleh seluruh SKPD.

“Saya kira rapat kita ini sudah sekian lama kita jadwalkan. Kami menghargai kalau pak kadis itu mendampingi walikota. Tapi hubungan komunikasi dan telepon itu tidak ada. Jauh hari undangan juga sudah disebar bahwa ini agenda monev,” ujar Sangkala.

Sementara itu Susuman Halim, mengatakan ada kesan kalau pihak dinas PU makassar seolah tertutup dan tak ingin kalau data pelaksanaan anggarannya di akses oleh banyak orang.

“Saya kan baru pindah ke komisi C, dan sebelumnya sudah banyak bicara dengan teman-teman yang sebelumnya disini. PU seolah-olah tertutup, mereka tidak ingin DPA itu diakses oleh banyak orang,” ungkap Sugali sapaan Susuman.

Sementara itu Ketua Komisi C, Rahman Pina yang akhirnya memutuskan menunda rapat mengatakan, pertemuan itu juga sekaligus sebagai ajang silaturahmi setelah adanya rotasi alat kelengkapan dewan beberapa waktu lalu. “Struktur Komisi C kan juga masih baru, jadi perlu perkenalan lagi. Apalagi pak kadis juga tidak hadir,” jelas Rahman Pina.

Sekretaris Dinas PU Makassar, Nirman Niswar yang dikonfirmasi menuturkan kalau dokumen pelaksanaan anggaran yang dimaksud oleh anggota komisi C tersebut belum sempat digandakan.

“Belum sempat kami gandakan. Apalagi sementara dalam pematangan perencanaan, jadi masih penyesuaian administrasi,” jelas Nirman singkat.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds