Syahrul YL : Sultan Hasanuddin Pahlawan Nasional Diakui Dunia

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo foto bersama kepala daerah usai meresmikan patung Sultan Hasanuddin beberapa waktu lalu. IST

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo foto bersama kepala daerah usai meresmikan patung Sultan Hasanuddin beberapa waktu lalu. IST

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) sangat merespon perubahan nama Kodam VII/Wirabuana menjadi Kodam XIV/Hasanuddin, yang meliputi 3 wilayah yakni Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Ya pasti sangat kita respon perubahan nama Kodam VII Wirabuanan menjadi Kodam Hasanuddin,” kata Syahrul Yasin Limpo, Selasa (11/4/2017).

 

Menurut gubernur Syahrul YL, Sultan Hasanudin telah memiliki nilai sejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Sultan Hasanuddin bukanlah hanya milik Sulsel, tetapi Sultan Hasanuddin adalah pahlawan nasional yang perjuangannya mengusir penjajah telah diakui dunia.

Syahrul YL mengatakan, gelar ayam jantan dari Timur yang disematkan oleh penjajah, merupakan simbolik sebuah keberanian dan konsistensi Sultan Hasanuddin dalam memperjuangkan kerdekaan republik Indonesia.

“Jadi saya katakan bahwa nama Kodam Sultan Hasanuddin itu membangun prestasi nilai kebangsaan,” kata Syahrul YL.

Lanjut gubernur Syahrul, pembangian pulau Sulawesi menjadi 2 Kodam, merupakan sebuah kebutuhan dalam pertahanan keamanan.

Sebab, perkembangan negara yang semakin besar, pasti beragam ancaman juga menyertainya. Sehingga pembagian wilayah ini akan mempermudah pemetaan dan pengendalian teritorial dengan berbagai ancaman konflik yang ada di dalammya.

Diketahui, Kodam XIV Hasanuddin akan direamikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Mulyono melalui apel di Lapangan Karebosi pada Rabu 12 April besok.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds