Novel Disiram Air Keras, Mantan Penyidik KPK Sebut Pelaku Penakut

Mantan Ketua KPK Abraham Samad saat menjenguk Novel Baswedan usai diserang OTK dengan disiram air keras, Selasa (11/4/2017).

Mantan Ketua KPK Abraham Samad saat menjenguk Novel Baswedan usai diserang OTK dengan disiram air keras, Selasa (11/4/2017).

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Dirreskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Yudhiawan angkat bicara terkait tindakan kriminal yang menimpa Novel Baswedan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Yudhiawan yang juga mantan penyidik KPK periode 2006 -2013 menilai pelaku yang menyiram air keras ke wajah Novel Baswedan adalah seorang penakut.

“Pelakunya itu penakut dan pecundang,” kata Kombes Yudhiawan, Selasa (11/4/2017).

Lanjut Yudhiawan, aksi teror fisik yang menimpa Novel Baswedan adalah resiko menjadi sebagai penyidik KPK yang tidak kenal takut mengusut kasus dugaan korupsi.

Yudhiawan menjelaskan, sosok Novel Baswedan dan penyidik KPK lainnya adalah pemberani di jalan yang benar. Sehingga resikonya pun sangat besar.

Novel Baswedan telah mengalami aksi teror fisik saat baru pulang Salat Subuh di masjid, yang tidak jauh dari rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017). Akibatnya, Novel Baswedan menderita luka di bagian wajah.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds