Walikota Palopo Judas Amir: 2017, Maccera Tasi Dialokasikan Dana Rp 100 Juta

Kepala Disbudpar Sulsel HA Musaffar Sah saat menghadiri  Maccera Tasi di Kota Palopo, Senin (10/4/2017). | POJOKSULSEL - BAYU

Kepala Disbudpar Sulsel HA Musaffar Sah saat menghadiri Maccera Tasi di Kota Palopo, Senin (10/4/2017). | POJOKSULSEL - BAYU

POJOKSULSEL.com, PALOPO – Pelaksanaan pesta laut atau Maccera Tasi di Kota Palopo mendapat apresiasi jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel, event budaya itu didorong menjadi destinasi baru dalam dunia kepariwisataan nasional, yakni wisata budaya.

“Ritual budaya ini perlu dilestarikan. Sebab, Maccera Tasi merupakan manispestasi budaya Tana Luwu dalam membangun harmonisasi antara manusia dengan alam dan sanga pencipta. Guna mewujudkan keseimbangan di muka bumi,” kata Kepala Disbudpar Sulsel HA Musaffar Sah, usai acara Maccera Tasi, Kota Palopo, Senin (10/4/2017).

Atraksi budaya Maccera Tasi, sebutnya, sangat mampu menjadi daya tarik unggulan hingga bisa menjadi satu destinasi yang dapat menarik wisatawan. Baik lokal, regional, nasional, hingga wisatawan manca negara.

“Makanya, memang perlu ada jadwal yang tetap. Jika itu dilakukan, maka saya percaya Kota Palopo bisa menjadi destinasi utama Sulsel. Sebab, secara infrastruktur sudah sangat mendukung, baik bandara maupun pelabuhan,” jelasnya.

Untuk itu, Musaffar berharap agar lewat event ini bisa membangun sinergitas guna mewujudkan kemajuan pembangunan di Kota Palopo.

“Semoga Maccera Tasi menjadikan Kota Palopo sebagai kota budaya menuju ikon nasional benar-benar terwujud,” harap Musaffar.

Sementara itu, Walikota Palopo HM Judas Amir mengatakan bahwa acara Maccera Tasi ini penting untuk diselenggarakan.

“Kita mampu implentasikan amanah Undang-undang Dasar 1945. Yang mau dicapai dari kegiatan ini adalah tambah bersatunya kita semua. Kita wajib memelihara adat dan budaya. Satu poin inti kegiatan ini adalah kebersamaan dan saling menghargai. Demi persatuan antar masyarakat,” kata Judas Amir.

Suami Hj Saya Utia Sari Judas ini mengharapkan dan minta ke depan agar Maccera Tasi dibuatkan regulasi tetang tata cara pelaksanaan dan konsepnya. Khususnya menyangkut penetapan tanggalnya serta sistem publikasinya biar bisa menarik minat wisatawan.

“Saya imbau kepada OPD terkait agar membuatkan regulasinya biar benar-benar terkonsep dengan baik. Sebagai langkah awal, mulai tahun anggaran 2017 ini Maccera Tasi dianggarkan Rp 100 juta. Saya juga berterima kasih kepada warga dan semua pihak yang mau berpartispasi dalam suksesi acara ini,” sebut Judas Amir.

Terpisah, Ketua Panitia Moh Hatta Toparakassi menambahkan bahwa maksud dan tujuan kegiatan Maccera Tasi adalah dalam rangka mengejawantahkan rasa syukur atas tangkapan nelayan yang cukup menggembirakan belakangan ini.

“Melalui kegiatan ini juga diharapkan mampu mengedukasi komunitas nelayan tentang petingnya berayukur dan sekaligus sebagai wadah silaturrahim. Makanya, ada lomba rakit, perahu dayung dan menyambung tali. Sumber dana swadaya nelayan. Semua itu untuk menggali semangat sportifitas dan kebersamaan,” tandas Hatta.

(bayu/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Ini Syarat Calon Walikota PPP Parepare

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Ketua Bappilu Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC-PPP), Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Salam Latif, mengatakan sejauh …