OOPS! Anggaran STQ ‎di Mamuju Diduga Mark Up, Honor Tenaga Kontrak Dipotong

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, MAMUJU – Penggunaan dana kegiatan Seleksi ‎Tilawatul Quran (STQ) tahun 2017, pada Kantor Sekertariat Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), diduga di-mark up.

Anggaran senilai Rp 200 juta lebih itu salah sasaran. Sumber menyebutkan, honor tenaga kontrak di‎duga dipangkas oleh pihak Bagian Kesejahtraan Rakyat (Kesra), Kantor Daerah.

Menyikapi informasi tersebut, Kapolres Mamuju Sulbar AKBP Muhammad Rivai mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satuan Reskrim untuk menindaklanjuti dugaan tersebut.

“Berkaitan dengan ‎informasi itu kita akan koordinasikan dulu dengan Satuan reskrim,” kata dia, melalui via selulernya, Senin (10/4/2017).

Rivai menjelaskan, semua laporan akan ditindaklanjuti oleh pihaknya sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada.

“Termasuk informasi tersebut, dan aduan-aduan lain dari masyarakat, kita teliti kemudian kami proses,” jelasnya.

(haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds

korupsi, kasus korupsi, bendungan kareloe, korupsi bendungan kareloe, fadli zon, korupsi sulsel

Gerindra Pastikan Gugat RUU Pemilu ke MK

PARTAI Gerindra bakal menggugat persyaratan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold dalam Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang baru disahkan. Syarat …