GP Ansor dan PMII Tolak Pawai Akbar HTI di Sulbar

POJOKSULSEL.com, MAMUJU – GP  Ansor Banser Mamuju dan PMII cabang Mamuju menolak pawai akbar keliling Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang akan digelar di Mesjid Raya Syuhada Mamuju. Kedua ormas itu menegaskan,  HTI tidak mengakui keberadaan NKRI dan Pancasila.

“Kami menolak keras pawai tersebut karena itu adalah bentuk gerakan sekaligus kampanye terselubung HTI. Dan yang paling mendasar adalah organisasi mereka ini jelas-jelas bertentangan dengan ideologi negara dan berusaha menggeser Pancasila dan hendak mendirikan negara Islam,” kata Ketua PAC GP Ansor Banser Mamuju Muslim Fatillah Azis, Sabtu (08/07/2017)

Muslim berpesan kepada seluruh umat Islam yang ada di Sulbar untuk tidak mengikuti kegiatan tersebut. Itu untuk menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan umat Islam, serta keutuhan NKRI.

Sementara perwakilan HTI Sulbar, Zulkarnain, mengaku heran dengan sikap menolak pawai HTI.

“Adakah yang salah dari kegiatan HTI ini hingga mendapat penolakan? Kami tidak melanggar aturan dan undang-undang, kenapa mesti ditolak? Ormas kami ini legal dan induknya berada di pusat,” katanya.

“Kami heran dengan tindakan membatalkan pawai HTI. Seakan-akan HTI akan mengacaukan Mamuju dan Negara. Padahal kegiatan pawai ini adalah termasuk dalam dakwah,” tutupnya. (herman/pojoksulsel)



loading...

Feeds

korupsi, kasus korupsi, bendungan kareloe, korupsi bendungan kareloe, fadli zon, korupsi sulsel

Gerindra Pastikan Gugat RUU Pemilu ke MK

PARTAI Gerindra bakal menggugat persyaratan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold dalam Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang baru disahkan. Syarat …