Dampingi Ayahnya Check Up Kesehatan di Makassar, Putra Walikota Palopo Diisukan Ditangkap Narkoba. Ternyata HOAX

POJOKSULSEL.com, PALOPO – Farid Kasim Judas, putra Wali Kota Palopo HM Judas Amir, menyesalkan adanya isu dirinya ditangkap dan diberitakan salah satu media online di Makassar. Farid menegaskan, isu tersebut sangat merugikan dirinya, baik sebagai pribadi maupun sebagai pejabat di jajaran Pemkot Palopo.

Farid Kasim saat ngopi bareng dengan sejumlah wartawan di Pantai Labombo, Sabtu 8 April 2017, mengungkap hal tersebut. Dia curhat kepada wartawan, bahwa jelang Pilkada Palopo ini, banyak isu miring terhadap dirinya yang dihembuskan orang-orang tertentu, termasuk isu dirinya ditangkap oleh tim Polrestabes Makassar.

Farid Kasim menceritakan, dalam satu minggu terakhir ini, dia dinas luar daerah, yakni Makassar dan Jakarta. Saat di Jakarta, dia mendampingi ayahnya, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir untuk melakukan general check up kesehatan. Selain itu, Farid mendampingi ayahnya bertemu dengan beberapa petinggi partai politik baik di Jakarta dan Makassar.

Sekembalinya ke Palopo, dalam perjalanan dari Makassar ke Palopo, Jumat 7 April 2017, Farid bersama kerabatnya mampir makan di salah satu rumah makan di Pinrang.

“Saat itulah saya tau, kalau saya diberitakan ditangkap setelah membaca berita salah satu media online di Makassar. Saya juga dapat telpon dari beberapa keluarga mempertanyakan kebenaran kabar itu,” kata Farid.

Ditegaskan Farid, dirinya tidak pernah ditangkap dan tidak pernah berurusan dengan polisi, termasuk penyidik kepolisian di Polrestabes Makassar.
“Baiknya kalau dapat informasi, dicek kebenarannya. Silakan cek ke Polrestabes Makassar. Jangan asal muat berita, karena kalau beritanya hoax, bisa merugikan orang,” ujar Farid.

Farid yang tidak lain Kepala Dinas Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Satu Pintu Kota Palopo, menyatakan, isu penangkapan dirinya tersebut, hoax, tidak benar, dan bertujuan merusak nama baiknya, termasuk nama baik ayahnya, HM Judas Amir.

“Ini jelas-jelas bentuk pembunuhan karakter terhadap saya,” kata Farid Kasim.

Farid tak menampik, bahwa banyak pihak yang berusaha mencari-cari kesalahannya, berusaha menyebar fitnah terhadap dirinya, termasuk isu dirinya ditangkap polisi bukan baru kali ini. “Sudah sering saya diisukan seperti itu (ditangkap).

Menurut Farid, sejak Jumat pekan lalu, dirinya berada di Makassar dan Jakarta dinas luar daerah. “Ya, Alhamdulillah, sampai hari ini isu-isu yang bermuara merusak nama baik saya tidak terbukti, karena memang ada upaya pembunuhan karakter, baik terhadap saya pribadi dan ayah saya, apalagi jelang Pilkada Palopo,” katanya.

Terkait pemberitaan dirinya yang tidak benar di salah satu media online di Makassar, Farid Kasim sangat menyesalkannya. Dia menyatakan, sebagai media massa, baiknya melakukan cek and ricek, sebelum memposting pemberitaan. Misalnya, wartawan melakukan penggalian informasi dan konfirmasi kepada pihak berwenang, dalam hal ini pihak kepolisian. “Tidak hanya membuat berita karena mendengar kabar, isu, dan katanya. Sebab, pemberitaan bisa saja merusak nama baik seseorang, termasuk nama baik saya yang sudah diberitakan,” tegas Farid.

Ditanya apakah ada upaya hukum yang akan dilakukan atas pemberitaan media online tersebut, Farid Judas menyebutkan, bahwa dirinya akan berkonsultasi dengan dewan pers terlebih dahulu, sebelum menempuh upaya hukum. (adn)



loading...

Feeds

Bambang Gentolet. FOTO: JPNN

Selamat Jalan Bambang Gentolet…

POJOKSULSEL.com – Keluarga besar Srimulat kembali berduka. Setelah kepergian Eko DJ, kini grup lawak senior ini harus kembali kehilangan anggotanya. …
Ilustrasi ponsel Axioo M5+

Axioo M5+, Ponsel Anak Muda Kekinian

POJOKSULSEL.com – Axioo meluncurkan smartphone Axioo M5+. Perangkat pintar ini cocok untuk segmen menengah (mid-low) dengan desain inovatif dan elegan …