Cemburu, Sopir Truk Pengangkut Semen di Pangkep Tikam Rekannya

Haris (42), sopir truk pengangkut semen di Pangkep yang meikam rekannya, saat ditahan di Polsek Bungoro, Sabtu (8/4/2017). | POJOKULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

Haris (42), sopir truk pengangkut semen di Pangkep yang meikam rekannya, saat ditahan di Polsek Bungoro, Sabtu (8/4/2017). | POJOKULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

POJOKSULSEL.com, PANGKEP – Narto (37), sopir truk pengangkut semen PT Fajar Trans, langsung tersungkur. Tubuh Narto bersimbah darah dengan dua luka tikaman pahat. Narto ditikam Haris (42), sopir truk PT Topabiring yang merupakan anak perusahan Semen Tonasa, Sabtu (8/4/2017).

Haris menikam Narto di Pelabuhan Bongkar Muat Biring Kassi, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), sekitar pukul 19.40 Wita.

Apa motif Haris menikam rekannya sesama sopir truk pengangkut semen? Pengakuan Haris, yang merupakan warga Kelurahan Sapanang, Kecamatan Bungoro, Pangkep, karena cemburu.

Haris mengaku tak tahan melihat korban yang selalu bertemu dengan istrinya. Bahkan dia menuding dia ada affair dengan istrinya.

Nur sriwahyuni (42), kata Haris, sering diantar oleh korban saat pulang dari kampung istrinya di Malino.

Nur diduga sering bertemu dengan korban saat bekerja di kantin perusahaan milik korban bekerja.

Kapolsek Bungoro Kompol Rustam Katara mengatakan, jika korban diduga menyimpan dendam terhadap pelaku karena cemburu terhadap korban.

Akibat luka tikam yang dideritanya, Narto terpaksa di larikan ke rumah. Narto mengalami 2 tusukan sepanjang 40 centimeter.

Menurut keterangan saksi, Mursalim (40), korban tiba-tiba jatuh tersungkur akibat terkena tikaman pahat yang digunakan pelaku. Usai menikam, Haris langsung meninggalkan korban menuju pos sekurity.

Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Bungoro untuk menjalani pemeriksaan.

(tajuddin mustaming/pojoksulsel)



loading...

Feeds

korupsi, kasus korupsi, bendungan kareloe, korupsi bendungan kareloe, fadli zon, korupsi sulsel

Gerindra Pastikan Gugat RUU Pemilu ke MK

PARTAI Gerindra bakal menggugat persyaratan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold dalam Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang baru disahkan. Syarat …