Bupati Lutra: Jangan Pandang Remeh Sapi

Bupati Lutra Indah Putri Indriani  | DOK. HUMAS DAN PROTOKOLER PEMKAB LUTRA

Bupati Lutra Indah Putri Indriani | DOK. HUMAS DAN PROTOKOLER PEMKAB LUTRA

PERNYATAAN menarik dilontarkan Bupati Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani saat membuka acara Sosialisasi Program Upaya Khusus (Upsus) Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB), Rabu kemarin. Bupati perempuan pertama di Sulsel itu meminta semua pihak untuk tidak memandang remeh sapi. Karena menurutnya sapi punya potensi luar biasa dalam mengeluarkan masyarakat dari kondisi ketidakmampuan ekonomi.

“Potensi sapi ini luar biasa. Olehnya itu, kami berencana mendorong setiap desa yang memang potensi di bidang peternakan untuk bersama dengan pemerintah melakukan kegiatan inseminasi buatan. Olehnya itu, jangan pandang enteng (remeh) sapi karena sapi mampu mengeluarkan masyarakat dari kondisi ketidakmampuan ekonomi,” terang Indah.

Bupati berencana mengadakan 1000 – 2000 ekor sapi, kemudian dibagikan ke masyarakat yang kurang mampu. Tentu rencana ini sukses jika semua SKPD mendukung.

“Kami sudah hitung bersama teman-teman. Kita coba adakan 1000 – 2000 ekor sapi, kemudian kita bagikan ke keluarga yang tidak mampu, tapi dengan syarat kita buatkan MoU bahwa keluarga yang dapat, beberapa tahun kemudian harus mampu keluar dari kondisi ketidakmampuannya,” terang Indah.

Untuk mewujudkan misi mulia itu, dibutuhkan peranan dari petugas IB dan penyuluh pertanian. “Walaupun masih kekurangan petugas, tapi saya yakin dengan keterlibatan dan peran aktif petugas kita di lapangan, misi mulia ini akan berhasil. Ini komitmen kita, karena upsus ini dimaksudkan untuk mewujudkan apa yang termaktub di dalam konstitusi negara kita, yaitu swasembada pangan,” pungkas Indah.

Rilis:

Humas dan Protokol Pemkab Luwu Utara

(Lukman Hamarong)



loading...

Feeds