Latimojong Luwu Longsor, 10 Desa Terisolir

10 Dessa di Luwu terisolir akibat longsor dan banjir. POJOKSULSEL/BAYU

10 Dessa di Luwu terisolir akibat longsor dan banjir. POJOKSULSEL/BAYU

POJOKSULSEL.com, LUWU – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Luwu, khususnya di Kecamatan Latimojong sejak tiga hari terakhir, mengakibatkan beberapa tebing mengalami longsor dan menutup akses jalan penghubung desa di Latimojong, Luwu, Sulsel.

Akibatnya, 10 desa di kecamatan Latimojong terisolir. Selain itu, akibat akses jalan yang tertutup menghabat aktivitas warga.

10 desa yang terisolir yakni Desa Ulusalu, Desa Lajang, Desa Lambanan, Desa Tubussan, Desa Sarek, Desa Boneposi, Desa Tolajok, Desa Buntu Arua, Desa Patikala, dan Desa Tobarru.

Menurut salah seorang warga setempat, Iping, mengatakan peristiwa ini terjadi sejak Senin malam. Hingga kini di lokasi, material bebatuan beserta tanah masih menutup akses jalan.

Selain itu, akibat jalan yang terputus membuat warga harus menempu jalan lebih lama, yang biasanya hanya sekitar sejam, setelah jalan tertutup longsor masyarakat harus menempuh jarak sampai enam jam.

“Ini akses jalan satu-satunya menuju desa, setiap hari jalan ini kami lalui. Dari rumah saya berangkat sekitar 06.00 Wita, namun hingga pukul 11.30 Wita belum tiba di tempat tujuan. Biasanya jarak yang di tempu hanya sejam ke kota belopa,” ungkapnya.

Menurut warga, tertutupnya akses jalan itu, pengguna jalan terpaksa harus menunggu perbaikan jalan atau alternatifnya harus berjalan kaki agar bisa melanjutkan aktivitas mereka.

“Kami berharap agar pemerintah segera memperbaiki atau membuka akses jalan ini, agar aktivitas kami bisa berjalan dengan normal kembali,” harap Iping.

Sementara itu, lima desa yang terendam banjir yakni Desa Kurusumangga, Desa Balubu , Desa Cimpu Utara, Desa Malela dan Desa Cakkeawo.

Kasi Kedaruratan BPBD Luwu , Masri, mengatakan jika tanah longsor dan banjir tersebut akibat curah hujan yang cukup tinggi dan kiriman air dari hulu serta maraknya pembukaan lahan secara besar besaran.

Menaggapi hal tersebut, Anggota DPRD Luwu, Sul Arrahman, mengatakan, berdasarkan informasi warga titik longsor sepanjang jalan utama di Latimojong mencapai 30 titik.

“Ada sekitat 30 titik longsor yang menutupi jalan Latimojong, akibatnya warga dari ibukota Kabupaten yang hendak menuju Latimojong tidak bisa lewat. Saya berharap agar Pemda Luwu melalui BPBD untuk segera melakukan aksi tanggap darurat,” ujarnya via telpon selularnya, Kamis (30/3/2017).

Oleh karena itu, Ketua karang taruna luwu ini danĀ  juga sebagai Anggota DPRD Luwu masalah ini akan di sampaikan ke anggota DPRD Luwu yang lainnya, untuk segera dibicarakan dengan dinas terkait. (bayu/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Coba Cara Ini Agar Sperma Sehat

POJOKSUSLEL.com – Makanan yang dikonsumsi tiap hari wajib mengandung energi dan gizi seimbang yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain makanan, ternyata …