Teror dan OTK Bersenpi Muncul di Sulbar, Ini Imbauan Kapolda

Kapolda Sulbar Brigjen Nandang

Kapolda Sulbar Brigjen Nandang

POJOKSULSEL.com, MAMUJU – Kapolda Sulbar Brigjen Pol Nandang menekankan personElnya untuk tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya aksi orang tak dikenal (OTK). Khususnya di wilayah hukum Polda Sulbar.

Hal itu disampaikan Kapolda Sulbar, melalui Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura.

“Kapolda menekankan pada jajaran agar lebih antisipatif dan peka dalam mencermati situasi yang berkembang sekarang ini. Untuk menjaga keamanan dan situasi yang tetap kondusif,” ujar Kabid Humas, Selasa (21/03/2017).

Penekanan tersebut disampaikan Kapolda kepada jajarannya, mengingat adanya teror berupa tulisan disalah satu rumah kebun warga di lingkungan Somba Timur Kelurahan Mosso Kecamatan Sendana Kabupaten Majene. Sekaligus adanya laporan Warga bahwa sering melihat orang tidak dikenal membawa senjata laras panjang.

Terkait dengan hal tersebut, seluruh personil Polri maupun masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi kemungkinan pergerakan OTK. Jika ada masyarakat yang melihat orang yang tidak dikenal, apalagi mencurigakan segera laporkan kepada kantor polisi terdekat agar dilakukan penanganan dengan cepat.

“Kenali tetangga kita. Bagi Kepala Desa dan kepala lingkungan agar mendata setiap warga yang baru. Baik itu yang kos-kosan maupun pindahan dari daerah lain demi untuk keamanan bersama,” kata Mashura menirukan himbauan Kapolda.

Kapolda juga berjanji akan meningkatkan pengawasan dan pengecekan pada tempat-tempat tertentu yang merupakan tempat yang dapat dimanfaatkan untuk masuknya barang-barang illegal. Termasuk pelabuhan rakyat.

Saat ini seluruh jajaran Polda Sulbar telah melaksanakan patroli dan operasi rutin setiap hari. Bahkan penyisiran ke lokasi yang diduga menjadi akses pergerakan OTK, juga menjadi sasaran utama. Agar kegiatan ini berhasil, harapannya masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam memberikan informasi terkait keberadaan OTK.

Selain menekankan kewaspadaan terhadap anggonya dan lebih antisifisasif dalam mencermati situasi seperti saat ini, anggota juga diminta untuk tetap menjalankan tugas sesuai protap dan ketentuan yang berlaku. mengingat dugaan sasaran kepada polisi berkaitan dengan tugas yang sedang atau sudah ditanggani.

“Dalam melaksanakan tugas, setiap anggota agar tetap melaksanakan sesuai Protap dan ketentuan yang berlaku serta humanis untuk menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat,” pungkasnya. (herman mochtar/pojoksulsel)



loading...

Feeds

prostitusi gay, prostitusi gay terbongkar, polisi bongkar prostitusi gay, aplikasi gay di playstore, aplikasi gay, lgbt, aplikasi kaum gay di playstrore

STUdi: Gay Itu Ternyata Menular

POJOKSULSEL.com – Hasil penelitian yang dilakukan oleh CSOA menyebutkan, bahwa homoseksualitas adalah kondisi yang paling menular yang pernah ada di …