Kesenjangan Ekonomi Jadi Pembahasan Musrenbang Sulsel

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo | DOK. POJOKSULSEL

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo | DOK. POJOKSULSEL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Tren kesenjangan pendapatan dan pemeraraan ekonomi masyarakat Sulsel, menjadi pembahasan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di Hotel Clarion Makassar, Senin (20/3/2017).

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menjelaskan bahwa sebenarnya tren gini ratio Sulsel saat ini berada pada posisi sedang dengan prosentasi 0,40 persen. Angka gini ratio Sulsel, lanjut Syahrul YL tidak terlalu jauh dari prosentasi rendah.

“Gini ratio paling rendah itu batasnya 0,39. Kita hanya butuh 0,01 persen untuk menjadi gini ratio terendah,” kata Syahrul Yasin Limpo, Senin (20/3/2017).

Menurut Syahrul Yasin Limpo, angka gini ratio Sulsel adalah konsekuensi dari pertumbuhan ekonomi Sulsel. Terjadinya perbedaan tren masyarakat Makassar dengan beberapa kabupaten lain di Sulsel, dinilai bukan sebagai kesenjangan ekonomi. Melainkan, hanya perbedaan pola hidup atau kebutuhan

Syahrul Yasin Limpo mencontohkan dengan pendapatn yang sama, tren masyarakat Kota Makassar sudah membeli mobil sebagai kebutuhan. Sementara masyarakat Desa hanya membi motor sebagai kebutuhannya.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds

mudik, jalan rusak, jalur trans sulawesi rusak, trans sulawesi rusak, mudik jalan rusak, jalan rusak ke palopo, mudik 2017

Mudik yang Mengecewakan

SEMINGGU sebelum Lebaran, saya membayangkan jalur mudik trans Sulawesi mulus. Paling tidak tidak ada hambatan berarti. Saya membayangkan, jalur ini …