DOR! Pelajar Jadi Sindikat Begal Makassar, Penadahnya Perempuan

Anto (baju merah) tersangka begal Makassar usai ditembak polisi. | POJOKSULSEL - ARJUN

Anto (baju merah) tersangka begal Makassar usai ditembak polisi. | POJOKSULSEL - ARJUN

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Suprianto alias Anto (19), Rs (17), dan Fitriani (30) ditangkap anggota Opsnal Polsek Panakkukang. Ketiganya masuk dalam sindikat begal yang sering beraksi di Kota Makassar. Bahkan, salah satu anggota sindikat ini, Rs masih tercatat sebagai pelajar.

Pengungkapan sindikat begal Makassar ini berawal saat anggota polisi yang dipimpin Panit II Iptu Harianto Rahman dan Dantim Bripka Zulqadri mendapat informasi jika pelaku berada di Jalan Paropo.

Polisi langsung ke lokasi dan menangkap pelaku yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor bersama temannya. Polisi yang mengikuti pelaku, tepatnya di perempatan traffic light Jalan Abd Dg Sirua pelaku langsung ditangkap, Jumat (18/3/2017).

Anto selanjutnya dibawa ke Polsek Panakkukang untuk diinterogasi. Pengakuan tersangka, sudah melakukan beraksi di beberapa lokasi, di antaranya:

Berdasarkan LP/440/K/III/2017/ Restabes mks/Sek Pnk, pada 13 Maret 2017 pukul 03.30 Wita. Anto beraksi bersama Pikar (buron), Rio (buron), dan Rs di salah satu counter seluler di Jalan Abdullah Dg Sirua No 283 Makassar.

Di lokasi itu, pelaku mengambil uang Rp 900 ribu beserta beberapa kartu paket data senilai Rp 2 juta. Pelaku juga mengambil 1 (satu) buah handpone merk Nokia senter warna hitam serta 1 (satu) buah tas salempang warna hitam silver yang berisikan 1 (satu) buah dompet beserta surat2 penting berupa STNK motor, KTP, Sim C.

Selanjutnya, sindikat begal beraksi di Jalan Racing Centre, Komplek Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang mengambil hp merek Vivo pada Februari 2017 lalu.

Aksi lainnya di Komp. CV Dewi pada Februari 2017 yang berhasil mengambil 1 (satu) buah laptop merk Acer warna hitam.

Sindikat jambret Mkaassar ini juga beraksi di Jalan Batua Raya, depan SMP 8 Makassar. Saat itu, pelaku mengambil Hp merek Samsung warna putih.

Berdasarkan keterangan Anto, polisi yang melakukan pengembangan menangkap Rs yang masih tercatat sebagai salah satu pelajar di SMA di Makassar.

Pengembangan lanjutan dengan menangkap penadah sindikat begal yang masih berusia remaja itu. Polisi menangkap Fitriani dan menyita 2 paket data yang diduga hasil curian pelaku.

Saat dilakukan pengembangan, Anto mencoba melarikan diri dengan melawan petugas. Meski sudah diberikan tembakan peringatan 3 kali, tersangka tetap berusaha melarikan diri. Terpaksa polisi menembak betis kiri pelaku.

Selanjutnya pelaku dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.

(arjun/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Tiara Dewi dan Lucky Hakim. FOTO: Dok. Jawa Pos

Lucky Hakim Lebaran tanpa Istri

POJOKSULSEL.com – Lucky Hakim akan menghabiskan lebaran tahun ini hanya seorang diri. Pasalnya, istrinya Tiara Dewi memutuskan berangkat melakukan ibadah …