Rp 100 Juta untuk Atlet Sulsel Peraih Emas di PON, Cair Akhir Maret

Andi Darussalam Tabusalla. POJOKSULSEL/ISLAMUDDIN DINI

Andi Darussalam Tabusalla. POJOKSULSEL/ISLAMUDDIN DINI

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Kabar gembira bagi insan olahraga Sulawesi Selatan (Sulsel) yang sukses merebut medali pada pelaksanaan Pekan Olahraga (PON) XIX Jawa Barat Tahun 2016 lalu. Sebab, bonus atau biasa disebut tali asih bagi atet peraih medali di PON Jabar akan cair akhir Maret 2017.

Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Umun Komite Olahraga Nasional (KONI) Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Darussalam Tabusalla melalui rapat kordinasi dengan pengurus cabang olahraga (cabor) di Kantor KONI Sulsel, Minggu (19/3/2017).

Seperti diketahui, beberapa atlet menyampaikan keresahan mereka karena bonus yang dijanjikan tak kunjung cair. Padahal, pelaksanaan PON XIX Jawa Barat sudah selesai akhir September 2016.

Menanggapi hal itu, ADS sapaan Andi Darussalam Tabusalla mengungkapkan alasan keterlambatan pencairan bonus itu. Menurut dia, keterlambatan tersebut tidak ada faktor kesengajaan tapi memang ada tahapan yang harus dilalui.

“Saya sudah sampaikan kepada mereka yang protes, saya minta mereka bersabar karena ini butuh proses. Kalau saya janji bulan Maret, lalu April belum keluar kalian bisa tagih saya. Bonus itu akan diselesaikan akhir Maret ini,” kata ADS.

Dia menjelaskan, bonus tersebut akan diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Saat ini masih dalam perhitungan dan merancang teknis pemberian bonus, termasuk kriteria yang harus dipenuhi atlet untuk memperoleh bonus tersebut.

Pada rapat tersebut beberapa pengurus cabang olahraga sempat menyinggung terkait bonus bagi atlet peraih medali di PON XIX Jawa Barat. Seperti pengurus cabor anggar Sulsel Irawati Sir Idar dan pengurus cabor judo Wahyudin PArojai.

“Saya minta maaf kalau ada atlet yang semepat menanyakan itu (bonus), saya kira itu bentuk kegalauan mereka,” kata Irawati yang juga pelatih cabang olahraga anggar.

Sementara, Wahyudin juga demikian, dia menanyakan mengenai nilai bonus atlet. “Kami juga mau dengar dari pak ketua, kira-kira besarannya untuk bonus PON berapa, apakah sama dengan daerah lain atau berbeda,” katanya.

ADS kemudian menjawab tpertanyaan dan pernyataan para pengurus cabor tersebut. Menurutnya, jika memang ada permasalahan atlet sebaiknnya berkomunikasi dengan KONI. “Kalau ada masalah dari cabang olahraga, mari kita bicarakan. Konsultasilah yang baik,” Kata ADS.

Untuk nilai yang akan diberikan kepada atlet peraih medali, ADS menyebut jumlahnya tidak jauh berbeda dengan PON sebelumnya. Untuk peraih medali emas, akan medapatkan Rp 100 Juta. Kemudain untuk perak dan perunggu akan menyesuaikan.

“sebenarnya tidak etis menyebut nilainya, tapi karena mereka mendesak, saya sebutkan. Medali emas itu 100 juta, itu untuk perorangan, nanti ada juga formulanya untuk beregu dan dobel tentu berbeda, itu ada hitungannya,” beber ADS.

Sebelumnya, sejumlah atlet dari berbagai cabang olahraga di Sulsel mengeluh terkait pembagian bonus bagi atlet yang tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) Jabar tahun lalu.

Mereka yang berhasil menyumbangkan medali bagi Sulsel menagih janji Pemprov Sulsel yang akan memberikan bonus bagi atlet yang berprestasi. Sebab, hingga saat ini mereka belum menikmati bonus dari Pemerintah Sulsel.

“Kalau itu (protes) datangnya dari nurani atlet itu tidak masalah, tapi ini saya tau ada main-main. Saya sudah minta mereka bersabar, tidak mungkin kami mau tahan hak mereka,” ungkap ADS.

Di PON Jawa Barat, September 2016 lalu, Sulsel finis diperingkat 12 dengan perolehan 63 medali, dengan rincian 12 medali emas, 23 perak dan 28 perunggu.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds

selebriti, selebriti narkoba, artis narkoba, ridho rhoma, ridho rhoma ditangkap polisi, ridho rhoma pakai sabu, ridho rhoma sabusabu ridho rhoma

Pakai Sabu, Ridho Rhoma Ditangkap

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Kabar tak menyenangkan kembali datang dari dunia hiburan tanah air. Ridho Rhoma dikabarkan ditangkap polisi terkait kasus …