PSM Tidak Pakai Marquee Player Musim Ini

CEO PSM Makassar Munafri Atifuddin dan Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts, dipertandingan PSM Vs Mitra Kukar. | DOK.  POJOKSULSEL

CEO PSM Makassar Munafri Atifuddin dan Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts, dipertandingan PSM Vs Mitra Kukar. | DOK. POJOKSULSEL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Kedatangan Michael Essien ke Persib Bandung menjadi awal kisah baru jelang Liga 1 musim 2017 yang akan digulirkan, 15 April 2017. 

PSSI memberlakukan regulasi baru, menambah satu kuota pemain asing kepada klub-klub peserta dengan catatan pemain asing keempat itu harus berstatus marquee player.

Hal ini disampaikan Ketua Umum PSSI Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi dalam pertemuan dengan perwakilan 18 klub peserta Liga 1 di Markas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Makostrad), Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Regulasi sebelumnya, setiap klub hanya boleh mengontrak maksimal tiga pemain asing, dengan komposisi dua pemain non-Asia dan satu pemain Asia. 

Lalu, aturan marquee player memungkinkan setiap klub memakai empat pemain asing, jika mampu mendatangkan pemain ternama atau disebut marquee player. Salah satu syaratnya, pemain itu harus pernah bermain di Piala Dunia pada tiga edisi terakhir.

Namun, tambahan kuota pemain asing (marquee player) oleh PSSI untuk Liga 1 musim 2017 nampaknya tidak akan dimanfaatkan oleh PSM Makassar. 

CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, aturan ini masih dibicarakan pada internal manajemen PSM. “Tentu saja ini tidak mudah. Kita sepakat bahwa ini jadi daya tarik,” ungkap Munafri, Jumat (17/3/2017). 

Tapi, kata Munafti, jika datangnya tidak sesuai dengan suatu proses yang direncanakan, maka beruntunglah klub yang punya dana besar dan memiliki sponsor yang mau biayai itu pemain tersebut. 

“Saya sepakat, tapi jangan sekarang. Kalau kita tiba-tiba datangkan tentu saja sulit. Seperti Persib, sudah pasti mereka pakai kuota yang disiapkan,” kata Munafri. 

Ia menegaskan, PSM Makassar tidak sepakat penggunaan marquee player di Liga 1, menjadi sesuatu yang wajib. “Kita sepakat ini tidak diwajibkan. Kalau mereka (klub lain) mau tidak ada masalah, silahkan,” katanya. 

Munafri memberi isyarat tidak akan menggunakan kuota tambahan pemain asing oleh PSSI jika syaratnya harus pemain bintang (marquee player). “Kalau musim depan kita akan bikin perencanaan. Kalau tiba-tiba harus masuk tentu ini sulit, karena anggarannya besar,” katanya. 

Sejauh ini, kuota pemain asung PSM Makassar sudah hampir terpenuhi. Dua slot pemain non-Asia diisi oleh Willem Jan Pluim (Belanda) dan Steven Paullee (Prancis). 

Lalu, untuk kuota Asia, pemain naturalisasi Australia asal Brasil, Reinaldo Elias da Costa sementara menjalani trial di PSM Makassar. Dikabarkan, mantan striker Pusamania Borneo FC (PBFC) di Piala Presiden itu sudah sepakat mengenai harga. 

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds

selebriti, selebriti narkoba, artis narkoba, ridho rhoma, ridho rhoma ditangkap polisi, ridho rhoma pakai sabu, ridho rhoma sabusabu ridho rhoma

Pakai Sabu, Ridho Rhoma Ditangkap

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Kabar tak menyenangkan kembali datang dari dunia hiburan tanah air. Ridho Rhoma dikabarkan ditangkap polisi terkait kasus …