Sukses Latihan Survival Tempur, Ini Kata Bupati Luwu

Bupati Luwu Andi Mudzakkar | DOK. POJOKSULSEL

Bupati Luwu Andi Mudzakkar | DOK. POJOKSULSEL

POJOKSULSEL.com, LUWU – Masyarakat di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) selama tiga hari terakhir dihebohkan dengan aktivitas latihan Survival Tempur Wanarirtha Yudha 2017 oleh oleh 61 orang AKMIL TNI AURI, Search and Rescue (SAR) Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Universitas Hasanuddin (Unhas), 14-16 Maret 2017.

Upacaaa penutupan Latiham Survival Tempur Wanatirtha Yudha 2017 dilaksanakan di Lapangan Andi Djemma Belopa, dihadiri Bupati Luwu H Andi Mudzakkar, Asisten Operasi Kasoops AU II Kolonel PNB Olot Dwi Cahyono, Kapolres Luwu AKBP Ahmad Yanuari Insan, perwira Kodim 1403 Sawerigading, dan sejumlah kepala SKPD Pemkab Luwu.

Latihan survival tempur ini dilakukan di tiga kecamatan di Kabupaten Luwu, yakni Suli, Suli Barat dan Kecamatan Belopa. Secara umum, survival tempur ini meliputi, jalan kompas siang, baca peta, kompas malam, skenario peswat di tembak, dan bergerak mencari bantuan.

Aktivitas di atas menjadi tontonan menarik bagi masyatakat Kabupaten Luwu. Bahkan kehadiran personel TNI AURI beserta dengan helikopter di Luwu dimanfaatkan untuk berfoto oleh masyatakat.

Khusus pada rangkaian sebelum upacara penutupan kemarin, sejumlah kegiatan dilaksanakan, yakni latihan atraksi pesawat Sukhoi dan atraksi helikopter tentang penyelamatan korban kapal tenggelam oleh TNI AU.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kolonel Pnb Olot Dwi Cahyono. Salah satu tempat latihan yang menjadi perhatian masyarakat yakni di Pelabuhan Ulo-ulo. Upaya penyelamatan korban dengan menggunakan perahu karet dan helikopter dipadati masyarakat.

Selain itu, dilangit Belopa juga pasukan TNI AURI melakukan atraksi peawat Sukhoi. Atraksi terakhir yakni dilaksanakan terjun free fall oleh 11 orang anggota Batalyon Paskhas dengan menggunakan pesawat Casa TNI AU.

Mereka yang ikut terjun, diantaranya Letkol paskhas Wendy bahtiar, peterjun ACC/danyon 466, Kapten Paskhas Afriandika Yoga penerjun VCP, Lettu Paskhas penerjun ACC, serta dari waming II paskhas, Mayor Paskhas Wisnu Budi, Mayor Paskhas Supaidi.

Asisten Operasi Kasoops AU II, Kolonel PNB Olot Dwi Cahyono, dalam kesempatan kemarin menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan latihan tempur sulvival ini. “Di harapkan ilmu yg didapatkan bisa dikembangkan dengan cara belajar dan berlatih,” ujarnya.

Tujuan pelaksanaan kegiatan selama tiga hari katanya, adalah memberikan suatu gambaran apabila dihadapkan dengan medan yangg sebenarnya. “Sehingga ketika menghadapi situasi demikian pasukan sudah terlatih dan siap,” katanya.

“Segera kita akan melakukan evaluasi secara menyeluruh mulai dari sarana dan prasarana, situasi dan kondisi tempat latihan aspek pembinaan personel pebgetahuan serta keterampilan anggota baik perorang dan kelompok,” tambahnya.



loading...

Feeds