TERNYATA! Ini Alasan Maitimo Hengkang dari PSM Makassar

Raphael Maitimo dan CEO PSM Makassar belum lama ini.

Raphael Maitimo dan CEO PSM Makassar belum lama ini.

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Raphael Maitimo resmi memutus kontrak dengan PSM Makassar dan sudah menyatakan mundur melalu pernyataan resmi, Rabu (8/3/2017).

Pemain yang dikontrak dengan durasi satu tahun untuk Liga 1 musim 2017 itu memutuskan hengkang, sebelum Liga digukirkan. Otomatis sang pemain akan mencari klub lain.

Tak hanya itu, pengakuan Ryan Gozali agen Raphael Maitimo, panjar yang sudah diterima  dari manajemen PSM Makasssar setelah Raphael Maitimo tandatangan kontrak akan dikembalikan.

“Itu (panjar) akan dikembalikan dengan prorata selama waktu Maitimo di PSM sebagai itikad baik,” ungkapanya.

Ryan menyebutkan, salah satu faktor mantan pemain Arema itu memutuskan hengkang dari PSM Makassar, bahkan sebelum Liga 1 digulirkan adalah ketidakcocokan visi dengan pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts.

Sebelumnya Raphael Maitimo sudah tidak ikut latihan sejak tim melakukan persiapan di Makassar, setelah PSM Makassar tersingkir dari Piala Presiden. Bahkan, ia juga tidak menhikuti program pemusatan latihan PSM Makassar di Bali.

Seperti diketahui, Untuk posisi Raphael Maitimo sebagai gelandang, di PSM Makassar memiliki banyak stok. Sebut saja, Rasyid Bakri dan Willem Jan Pluim yang tidak tergantikan di Kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 lalu.

Selain itu, PSM Makassar juga memiliki Rizky Pellu, Sayamsul Haeruddin dan Ardan Aras yang bisa mengisi posiai itu.

Belum lagi aturan PSSI yang mewajibkan minimal 3 pemain muda menjadi starter. Sehingga, Raphael Maitimo terancam tidam menjadi pemain reguler di PSM Makassar, sebab Robert tentu saja lebih memilih Asnawi Mangkualam.

“Intinya lebih ke arah situ. Maitimo merasa akan tidak maksimal, jadinya untuk PSM juga tidak maksimal,” ungkap Ryan.

Raphael Maitimo melalui pernyataan yang diterima pojoksulsel.com juga mengakui jika perbedaan visi antara dirinya dan pelatih menjadi pemicu ia memutuskan hengkang dari PSM Makassar.

“Saya amat bersyukur mendapatkan kesempatan untuk ikut membela PSM selama Piala Presiden walau hasilnya belum maksimal. Namun setelah sebulan berjalan di PSM, saya berbicara panjang dengan coach dan sepertinya ada sedikit perbedaan visi secara teknis dalam bagaimana saya akan di maksimalkan untuk tim,” ungkap Maitimo.

“Saya amat menyangkan situasi ini karena saya sangat menikmati bermain dengan tim PSM dan saya yakin tim ini memiliki materi untuk menjadi kandidat juara tahun ini,” lanjutnya.

Namun, kata Maitimo lagi, dirinya tidak ingin menjadi beban bagi tim dan dirinya amat sadar bahwa tidak ada pemain yang lebih besar dari klub. “Maka untuk menjaga asas kekeluargaan dan menjaga tali silaturahmi, saya dan managemen klub beserta coach telah menyetujui untuk berpisah dengan baik-baik,” kata Maitimo.

“Adapun tanggung jawab yang harus saya penuhi kepada pihak managemen dikarenakan situasi ini akan saya tuntaskan,” demikian Maitimo.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds