Peringatan Hari Perempuan Intenasional di Fort Rotterdam Makassar. Ini Jadwalnya

Komunitas Perempuan Bergerak saat menggelar jumpa pers di Warkop Independent, Jalan Toddopuli VII, Rabu (8/3/2017). | POJOKSULSEL - ISLAMUDDIN DINI

Komunitas Perempuan Bergerak saat menggelar jumpa pers di Warkop Independent, Jalan Toddopuli VII, Rabu (8/3/2017). | POJOKSULSEL - ISLAMUDDIN DINI

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Dalam rangka memperingati International Women’s Day (IWD), Rabu (8/3/2017), Komunitas Perempuan Bergerak bakal menggelar berbagai kegiatan edukasi dan festival di Fort Rooterdam, pada 16 hingga 17 Maret 2017.

Juru bicara Perempuan Bergerak, Qory Dellasera mengatakan, kegiatan itu adalah rangkaian dari puncak peringatan IWD hari ini. Melalui kegiatan itu, akan ada beberapa item edukasi seperti kelas pendidikan feminisme, talkshow dan berbagai hiburan yang menyangkut tentang perempuan di dalam sistem sosial.

“Kita bangkitkan semangat untuk membangun gerakan perempuan. Ini juga merupakan tonggak perempuan untuk memperjuangkan segala hal yang menyangkut tentang perempuan,” kata Qory dalam jumpa pers di Warkop Independent, Jalan Toddopuli VII, Rabu (8/3/2017).

Selain membangkitkan kembali komitmen mengenai konsistensi perjuangan perempuan, pihaknya juga berencana untuk mulai membangun koordinasi dengan kelompok gerakan lain, seperti kaum tani dan kaum buruh, dan gerakan perempuan di dalam kampus.

Qary menjelaskan, gerakan ini lahir atas keprihatinan melihat kondisi gerakan perempuan yang cenderung lebih ekslusif.

“Kita bisa lihat, disetiap kegiatan diskusi atau apa pun, kesannya hanya dikhususkan untuk perempuan saja, padahal inikan memang murni gerakan yang harusnya dibangun bersama,” tuturnya.

Anggota Perempuan Bergerak, Andi Sri Wulandani berharap, kegiatan ini mampu mendorong tujuan kaum perempuan untuk mencapai tujuan bersama. Khususnya bagi perempuan yang selama ini berkecimpung dalam dunia politik.

“Kita harap akan ada wakil perempuan yang memperjuangkan sinergitas antara laki-laki dan perempuan termasuk juga pendidikan gerakan anti korupsi,” katanya.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds