PANAS! Pungli Penerimaan Siswa Baru di 3 SMA Makassar Diusut

Kepala Seksi Intelejen Kejari Makassar Alham | POJOKSULSEL - IHSAN AZIS

Kepala Seksi Intelejen Kejari Makassar Alham | POJOKSULSEL - IHSAN AZIS

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Bola panas soal pungutan liar (pungli) di SMA negeri di Kota Makassar kian kencang bergulir. Polemik itu didasari oleh sistem penerimaan siswa baru online (PSBO), namun masih saja ada sekolah yang melakukan penerimaan secara langsung.

Adapun sekolah yang menuai polemik dengan dugaan adanya pungli, yakni di SMA Negeri 1, SMA Negeri 5, dan SMA Negegeri 21 Makassar. Dugaan kasus pungli di 3 sekolah di Makassar itu sudah masuk ke ranah hukum.

Salah seorang orang tua siswa SMA Negeri 21 Makassar, Sukardi, melaporkan tindakan pungli yang terjadi di sekolah tersebut.

“Kepala sekolah melakukan penerimaan siswa secara offline. Dari para siswa tersebut kemudian dimintai sejumlah biaya untuk dapat menduduki bangku SMA Neg 21,” ungkap Sukardi yang juga merupakan anggota komite.

Sukardi yang melaporkan kasus tersebut ke Kejari Makassar turut menyertakan bukti daftar nama siswa yang diterima. Hal tersebut dibenrkan Kepala Seksi Intelejen Kejari Makassar Alham, Selasa (7/3/2017).

“Kami akan fokus pada 3 sekolah ini dulu. Kalau pun ada indikasi aliran dana ke Disdik, itu pun masih didalami. Sedangkan untuk sekolah lain kami pun masih menunggu laporan dari masyarakat,” ungkapnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Arum selaku bagian Humas dari SMA Neg 1 Makassar membantah jika institusi nya melakukan pungli. “Smansa juga tidak melakukan penerimaan secara offline,” katanya.

(ihsan azis/pojoksulsel)



loading...

Feeds