Taufan Pawe Sebut Muhammadiyah Pilar Penyangga Utama Bangsa

Walikota Parepare  Taufan Pawe

Walikota Parepare Taufan Pawe

WALIKOTA Parepare HM Taufan Pawe telah menghadiri seminar nasional tarjih dan tajdid yang dilaksanakan Pimpinan Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

Seminar dihadiri oleh pengurus Wilayah Muhammadiyah dan pengurus daerah Muhammadiyah di Hotel Grand Star Kota Parepare.

Seminar tarjih yang kali kedua dilaksanakan oleh muhammadiyah Kota Parepare ini, membahas mengenai penyatuan kalender hijriyah global, manhaj tarjih muhammadiyah, metode penetapan awal bulan Ramadhan perspektif Alquran dan Hadits.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah majelis tarjih dan tajdid Drs KH Jalaluddin Sanusi menjelaskan, pelaksanaan seminar tarjih ini karena melihat Ada potensi pembinaan keagamaan di parepare yang harus dikembangkan.

“Kami mengharapkan majelis tarjih ini menghimpun masalah untuk di bahas pada sidang tarjih, untuk memberikan  solusi,” imbau Jalaluddin.

Sementara itu, Walikota Parepare DR. HM Taufan Pawe, menjelaskan Muhammadiyah sebagai organisasi agama dalam hal keummatan, menjadi salah satu pilar penyangga utama dalam pelaksanaan berbangsa dan bernegara.

“Perseolan beribadah yang dasarnya dari alquran dan hadits memerlukan peran majelis tarjih agar mampu untuk memperkecil perbedaan perbedaan,” jelas Taufan.

Identitas Parepare sebagai kota ulama dan kota santri, kata  Tufan Pawe bukan sebatas ide tapi melahirkan program program kegiatan keummatan untuk membentuk karakter yang kuat.

“Generasi muda dituntut tidak hanya pintar dan cerdas, anak anak kita nantinya sebagai generasi emas harus  muncul dengan dukungan karakter yang kuat,”katanya.

Taufan juga memaparkan beberapa program pemerintah dalam membangun karakter, yang diantaranya program peduli pesantren dan program baca tulis alquran sebelum menginjakkan kakinya di bangku sekolah menengah pertama dengan tawaran beasiswa dan umrah untuk guru mengaji.

Taufan, menambahkan, pembangunan daerah tidak berhasil jika hanya membangun infrastruktur tapi juga harus dibarengi dengan membangun ummat.

“Mudah-mudahan dalam seminar dapat melahirkan solusi atas masalah masalah perbedaan yang terjadi di masyarakat,”tandas Taufan Pawe.‎ (sps/pemkotpare/pojoksulsel)



loading...

Feeds