Stop Bilang ke Anak “Kalau Nakal, Disuntik Dokter”

mbauan agar tak lagi menakut-nakuti anak, yang terpajang di salah satu rumah sakit. Netizen for Rakyat Kalbar

mbauan agar tak lagi menakut-nakuti anak, yang terpajang di salah satu rumah sakit. Netizen for Rakyat Kalbar

POJOKSULSEL.com – Banyak cara yang dilakukan oleh orangtua untuk menakut-nakuti si buah hati agar menurut kepada orangtuanya.

Salah satunya “Kalau nakal, disuntik dokter nanti ya.” Kalimat ini mungkin sudah akrab di telinga kita.

“Disuntik dokter”, frase untuk menakut-nakuti kebanyakan anak-anak.

Kalimat itu bisa membekas sampai beranjak dewasa, bahkan ‘diwariskan’ ke keturunan berikutnya.

Elvi Fatmawati (38) mengaku kerap menggunakan frase tersebut agar buah hatinya, Nazwa (6), menurutinya.

Kata-kata kunci tersebut dilontarkan ketika sang anak tak mau makan atau enggan berhenti bermain.

“Saya emang sering bilang begitu, apalagi sekarang yang kecil udah kenal gadget. Kalau dikasih tau susah, akhirnya saya ancam.

“Nanti disuntik dokter kalau gak mau dengar”, saya bilang begitu,” tutur warga Pontianak Utara ini kepada Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group).

Nah, gara-gara sering mengeluarkan ancaman bohong-bohongan tersebut, Nazwa menolak keras ketika benar-benar sakit dan akan dibawa ke dokter.

Ketika dibujuk-bujuk, ia menyebut, “Adek takut disuntik dokter, sakit”.

“Akhirnya saya mikir, itu gak baik buat anak,” ujar Elvi.

Ujung-ujungnya, mau tak mau jurus rayuan menawarkan mainan pun dilontarkan kepada anaknya itu.

“Biar mau ikut (ke dokter). Terus di sana (tempat praktik dokter) ketemu dokter dan diajak ngobrol. Untung akhirnya hilang takutnya. Dokternya bilang disuntik itu gak sakit, palingan kayak digigit semut aja,” paparnya.

Hal ini sebenarnya sepele. Namun ternyata berpengaruh buruk dalam hidup si anak.

Elvi sendiri dulunya juga kerap ditakut-takuti dengan frasa serupa.

Salah seorang dokter anak yang berdomisili di Pontianak, dr. Nevi Bachtiar mengatakan, menakut-nakuti anak dengan kata “disuntik dokter” memang secara tak langsung melemahkan mental si anak.

“Akan menyebabkan susah diperiksa, juga akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Menakut-nakuti supaya dia tidak nakal sedikit banyak akan berpengaruh dalam pertumbuhan mentalnya, bahkan sampai pernah ada satu anak yang teriak histeris waktu akan disuntik,” ungkapnya.



loading...

Feeds