Disinggung Soal Tambang dan Sawit, Ini Kata Bupati Enrekang

Bupati Enrekang menghadiri Pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (PP-HPMM)  periode 2017-2019 di Hotel Boulevard, Makassar (3/3/2017). | POJOKSULSEL - IHSAN AZIS

Bupati Enrekang menghadiri Pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (PP-HPMM) periode 2017-2019 di Hotel Boulevard, Makassar (3/3/2017). | POJOKSULSEL - IHSAN AZIS

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Pengurus Pusat Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (PP-HPMM) melaksanakan pelantikan pengurus periode 2017-2019 yang bertempat di Hotel Boulevard, Makassar (3/3/2017).

Acara pelantikan tersebut dihadiri Bupati Enrekang Muslimin Bando, Ketua DPW Hikma, para fungsionaris organisasi kedaerahan, serta ratusan kader HPMM.

Zulkifri, sebagai ketua umum terpilih PP-HPMM, menyampaikan banyak harapannya terhadap organisasi kedaerahan yang telah berdiri sejak 1946 itu.

“Kita (HPMM) harus bangkit sebagai garda terdepan demi kemajuan bangsa, khususnya di tanah Massenrempulu. Kami pun siap menjalin sinergitas bersama Pemkab Enrekang, namun jika ada kebijakan yang dinilai merugikan rakyat Massenrempulu, maka kami akan menjadi yang terdepan untuk menolak itu,” ucapnya.

Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) tersebut juga mengkritiki fenomena maraknya pertambangan di Kabupaten Enrekang. Selain pertambangan, ia juga menyoroti soal keberadaan perkebunan sawit serta ritel minimarket yang kian menjamur.

Muslimin Bando, dalam sambutannya, sangat mengapresiasi eksistensi HPMM hingga saat ini. Ia pun berharap agar para kader HPMM nantinya dapat menjadi penerus bangsa. Menanggapi sorotan mengenai pertambangan dan perkebunan sawit, Muslimin pun angkat bicara.

“Daerah Maiwa memang sudah ada perkebunan sawit. Hal ini dikarenakan kondisi tanah yang kurang produktif. Dari pada cuma ilalang/belukar yang tumbuh, lebih baik ditanami sawit,” kata Muslimin Bando.

Rendahnya penghasilan asli daerah (PAD) dari Enrekang memaksa Pemerintah Kabupaten Enrekang untuk mencari cara untuk mendatangkan penghasilan. “Maka dari itu kami mengizinkan adanya usaha pertambangan tersebut. Namun dengan catatan tidak merusak situs cagar budaya di sekitar lokasi pertambangan,” lanjut Muslimin Bando.

Acara pelantikan kemudian dilanjutkan dengan dialog kedaerahan yang dibawakan oleh pengamat politik Arqam Azikin. Selain itu turut sebagai pembicara Amran, anggota DPR RI serta Sukman Baharuddin yang juga mantan ketua HPMM periode 1986-1987.

(ihsan azis/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Bambang Gentolet. FOTO: JPNN

Selamat Jalan Bambang Gentolet…

POJOKSULSEL.com – Keluarga besar Srimulat kembali berduka. Setelah kepergian Eko DJ, kini grup lawak senior ini harus kembali kehilangan anggotanya. …
Ilustrasi ponsel Axioo M5+

Axioo M5+, Ponsel Anak Muda Kekinian

POJOKSULSEL.com – Axioo meluncurkan smartphone Axioo M5+. Perangkat pintar ini cocok untuk segmen menengah (mid-low) dengan desain inovatif dan elegan …