Satpol-PP Bongkar 20 Bangunan PKL di Maros

Satpol-PP Bongkar 20 Bangunan PKL di Maros

Satpol-PP Bongkar 20 Bangunan PKL di Maros

POJOKSULSEL.com MAROS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) menertibkan bangunan semi permanen milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Maros, Jumat (3/3/2017).

Kios ini ditertibkan karena berdiri diatas fasilitas umum seperti trotoar sehingga mengurangi estetika jalan serta melanggar perda.

Kasatpol-PP Maros Husair Tompo yang memimpin langsung penertiban kios PKl di Jalan Mawar mengatakan, penertiban ini dilakukan setelah pertemuan antara pihak PKL yang difasilitasi oleh Komisi 1 DPRD Maros.

Penertiban ini dilakukan karena para PKL ini melanggar Perda nomor 6 tahun 2016 tentang ketertiban umum dan ketertiban masyarakat yakni menggunakan fasilitas umum seperti trotoar untuk berjualan.

Sedikitnya ada 20 kios yang ditertibkan dengan titik-titik yakni Jalan Mawar, Jalan Bahagia, Jalan Lanto Dg Pasewang, jalan Poros Maros-Pangkep.

Sementara hasil pertemuan dengan Komisi I DPRD Maros beberapa waktu lalu kata Husair, pemerintah daerah akan memfasilitasi PKL dengan menyediakan tenda yang bisa dibongkar pasang.

“Ini kan yang ditertibkan PKL yang membangun kios diatas trotoar padahal itu kan tidak boleh, nanti PKL yang di jalan Mawar boleh berjualan dengan mengikuti pasar tumpah di Pasar Sentral Maros. Setelah selesai waktu pasar mereka harus membongkar tenda dan trotoar bersih kembali, selama ini kan mereka berjualan sepanjang hari bahkan kiosnya sudah semi permanen,” beber Husair.

Salah satu PKL, Azis, yang berjualan di Jalan Lanto Dg Pasewang tepatnya depan Masjid Agung Maros merasa keberatan kiosnya dibongkar. Pasalnya, dalam pertemuan dengan pihak DPRD pihaknya dijanjikan tenda oleh pemerintah daerah.

(adnan muthalib/pojoksulsel)



loading...

Feeds