Deng Ical Ajak Seluruh Pihak Hambat Penyebaran Virus HIV AIDS

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal menyampaikan keinginan dan harapannya kepada seluruh pihak utamanya melalui insan media untuk bersama-sama menyusun kekuatan dalam menghambat dan mengurangi penyebaran virus HIV dan AIDS, Rabu (3/1/2017).

Hal ini dilakukan mengingat HIV AIDS merupakan salah satu bahaya laten, yang membutuhkan kerjasama dari berbagai elemen agar dapat memberikan edukasi dan menghambat laju penyebarannya.

“Virus HIV AIDS menjadi bahaya laten, dikarenakan mampu menhancurkan peradaban, jika tidak dilakukan gerakan bersama guna menghambat proses penyebarannya, serta melakukan pendeteksian dini,” ujar ketua PMI kota Makassar.

Untuk data ODHA di tahun 2015 lalu tercatat lebih dari 5.000 jiwa sedangkan di tahun 2016 mencapai lebih dari 6.000 jiwa. Dalam jangka waktu setahun peningkatan ini menurut Deng Ical sangat memprihatinkan, apalagi kasus tersebut diibaratkan laiknya teori gunung es.

“Dengan teori gunung es, jika tercatat lebih dari 6.000 jiwa masyarakat kota Makassar terjangkit virus HIV AIDS, maka kemungkinan yang belum terdeteksi mencapai 60 ribu jiwa atau sekitar 3 persen dari jumlah masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, dibutuhkan pemahaman bagi seluruh masyarakat agar dapat mencegah penyebaran virus ini.

“Ada 3 cara yang paling memungkinkan terjadinya penularan, yakni melalui hubungan seks, penggunaan jarum suntik secara bergantian, dan juga penularan melalui ibu ODHA kepada bayi yang dikandungnya,” lanjut deng ical.

Saat ini, telah tersedia obat yang mampu mencegah berkembangnya virus HIV AIDS dalam tubuh, namun belum mampu mematikan virus tersebut, sehingga perlu dilakukan gerakan massif untuk mencegah berpindahnya virus tanpa mendeskriminasi ODHA.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds