Dilantik di Rujab Wali Kota, Kajari Makassar Sebut Tak Pengaruhi Independensi

Kejari Makassar saling berjabat tangan usai pelantikan dan sertijab di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Walikota, Jalan Penghibur, Makassar, Rabu (1/3/2017). | POJOKSULSEL - CHAIDIR PRATAMA

Kejari Makassar saling berjabat tangan usai pelantikan dan sertijab di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Walikota, Jalan Penghibur, Makassar, Rabu (1/3/2017). | POJOKSULSEL - CHAIDIR PRATAMA

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Pelantikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Kajari Dedi Suwardi, SH, MH (lama) ke Dicky Rachmad Raharjo, SH (baru) bertempat di Baruga Anging Mammiri (Rujab Wali Kota), Rabu (1/3/2017).

Pelantikan kali ini berbeda dengan pelantikan serupa yang telah digelar sebelumnya karena berlokasi di rumah jabatan wali kota. Meski demikian, Kejari Makassar Dicky Rachmad Raharjo yang baru saja dilantik menegaskan jika hal itu tak akan mengurangi independensi institusi yang dipimpinnya dalam proses penegakan hukum.

“Sama sekali tidak mempengaruhi independensi dan kinerja institusi kami,” tegas Kejari Dicky usai pelantikan.

Ketegasan itu juga diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Jan F Maringka yang meyakini profesionalitas jajarannya, “Penegakan hukum terus berjalan Kajari yang baru cukup keras, kaku, dan tegas. Lebih cepat, dan efisien dalam penegakan hukum. Ayo sama – sama kita kawal bangun Sulawesi Selatan, bangun Makassar,” ujar Kajati Jan F Maringka.

Pemilihan Baruga Anging Mammiri semata didasari pada pertimbangan lebih mendekatkan lagi perangkat daerah dengan perangkat kejaksaan yang baru.

“Diharapkan pelantikan, dan Sertijab yang dirangkaikan ramah tamah dengan Pemerintah Kota ini bisa mendukung program Tim Pengawalan, Pengamanan, Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D),” ungkap Wali Kota Danny.

Diketahui, terbentuknya TP4P (pusat) dan TP4D adalah jawaban atas kehawatiran para pejabat pusat dan daerah akan dipidanakan menyusul aturan gubernur, wali kota, dan bupati dalam melaksanakan proyek pemerintah. Sehingga serapan anggaran menjadi kurang dan mengakibatkan pembangunan tersendat.

TP4D nantinya akan mendampingi, dan mengawal kepala daerah yang akan melaksanakan program pembangunan di setiap tingkatan dari pusat hingga daerah tingkat satu dan tingkat dua.

Ramah tamah yang berlangsung usai pelantikan diharapkan Wali Kota Danny akan mendekatkan para perangkat daerah bersama perangkat kejaksaan yang baru sehingga program TP4D dapat diawali dengan baik dan berjalan dengan maksimal.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds

mudik, jalan rusak, jalur trans sulawesi rusak, trans sulawesi rusak, mudik jalan rusak, jalan rusak ke palopo, mudik 2017

Mudik yang Mengecewakan

SEMINGGU sebelum Lebaran, saya membayangkan jalur mudik trans Sulawesi mulus. Paling tidak tidak ada hambatan berarti. Saya membayangkan, jalur ini …
maros, zakat, zakat maros, pembagian zakat maros

1.901 Mustahid Terima Zakat di Maros

POJOKSULSEL.com MAROS – Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Maros menyalurkam santunan dan bantuan kepada ribuan mustahiq yang tersebar di 14 …