Keracunan Massal di Bua Luwu Saat Hadiri Acara Lamaran. 44 Orang Tumbang

Penyidik dari Polsek Bua saat mengambil keterangan dari korban keracunan massal di Bua, Kabupaten Luwu, Sulsel, Senin (27/2/2017).

Penyidik dari Polsek Bua saat mengambil keterangan dari korban keracunan massal di Bua, Kabupaten Luwu, Sulsel, Senin (27/2/2017).

POJOKSULSEL.com, LUWU – Warga Desa Posi, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (27/2/2017), tiba-tiba saja digegerkan dengan insiden keracunan massal. Diduga akibat menyantap makanan di acara lamaran pernikahan, sebanyak 44 orang pun harus mendapat perawatan medis.

Insiden keracunan massal berawal saat warga menghadiri acara lamaran salah satu warga di kampungnya, Minggu (26/2/2017).

Warga menyantap masakan ayammenggunakan bumbu lengkuas (dangkot) di rumah Maning. Di acara tersebut para tamu menyantap masakan yang disediakan tuan rumah pada saat santap siang.

Namun, malam harinya masyarakat yang sudah menyantap masakan ayam berbumbu lengkuas tersebut satu per satu mulai merasakan pusing, muntah, mencret serta demam. Sebanyak 43 orang dirawat di Puskesmas Bua dan 1 orang dilarikan ke Rumah Sakit ST. Madyan Palopo karena merupakan warga Palopo.

Berdasarkan hasil koordinasi polisi dengan dr. Bunadi, dokter Puskesmas Bua, hasil pemeriksaan sementara diduga penyebabnya adalah bakteri dalam makanan yang disantap oleh para tamu.

Kemungkinan dalam mengolah masakan atau dalam penyajiannya yang kurang bersih. Untuk kepastiannya akan dilakukan pemeriksaan lanjutan dan uji laboratorium terhadap sampel makanan maupun pemeriksaan langsung terhadap pasien.

Hingga saat ini, pihak Puskesmas Bua sudah melakukan penanganan berupa tindakan medis dengan pemberian cairan infus untuk memulihkan volume cairan dalam tubuh para pasien.

Pihak Puskesmas menyatakan tidak ada pasien yang perlu mendapatkan penanganan medis secara serius.

Sementara itu, anggota polisi dari Polsek Bua dibantu Satuan reskrim Polres Luwu telah mengamankan sampel makanan untuk dilakukan uji lab.

Hingga kemarin, polisi belum bisa mengambil keterangan tuan rumah atau di empunya hajatan, yakni maming, karena juga masih dalam perawatan. Dia juga keracunan.

(arjun/pojoksulsel)



loading...

Feeds