Walhi Sulsel Sebut PT Vale Abaikan Hak Warga Dongi untuk Nikmati Listrik

Kepala Divisi Kampanye dan Advokasi Walhi Sulsel, Muhammad Al Amien. | DOK POJOKSULSEL

Kepala Divisi Kampanye dan Advokasi Walhi Sulsel, Muhammad Al Amien. | DOK POJOKSULSEL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya angkat bicara terkait masih terputusnya aliran listrik di pemukiman masyarakat adat Ruruano Dongi, Sorowako, Luwu Timur (Lutim) sejak 20 September 2016.

Menurut Kepala Departemen Advokasi dan Kampanye Walhi Sulsel Muhammad Al Amin, PT Vale telah mengabaikan hak masyarakat Dongi. Bahkan dirinya menilai, tidak adanya aliran listrik yang diterima masyarakat Dongi selama empat bulan ini merupakan bentuk pelanggaran HAM yang dilakukan perusahaan tambang nikel tersebut.

“PT Vale sudah keterlaluan. Kami perlu sampaikan bahwa masyarakat Dongi selaku masyarakat asli Sorowako, berhak mendapat manfaat dari aktivitas penambangan oleh PT Vale. PT Vale wajib memberi fasilitas penerangan ke pemukiman masyarakat,” tegas pria yang akrab disapa Amin, Minggu (26/2/2017).

Ia pun menjelaskan bahwa pemerintah daerah Kabupaten Luwu Timur sudah pernah mengeluarkan rekomendasi yang intinya, agar PT Vale segera memasukkan kembali aliran listrik ke pemukiman masyarakat Dongi. Namun, rekomendasi tersebut tidak dikerjakan oleh PT Vale.

“Bagaimana mau menjunjung tinggi atau minimal menghargai hak asasi masyarakat adat Dongi, kalau rekomendasi pemerintah daerah saja mereka abaikan,” kata Amin.

Berdasarkan keadaan tersebut, Amin meminta agar Pemda Luwu Timur serius menangani masalah ini agar kampung masyarakat adat Dongi bisa segera dialiri listrik. Ia juga mendesak agar PT Vale menjalankan rekomendasi Pemda Lutim dan berhenti mengebiri hak-hak masyarakat adat Dongi.

“Saya kira pemerintah juga harus tegas. Tidak hanya mengeluarkan rekomendasi, melainkan mendesak PT Vale agar segera memberikan hak masyarakat Dongi. Karena masyarakat Dongi juga warga negara indonesia,” lanjutnya.

“Saya harap PT Vale belajar tentang HAM agar tidak sering mengebiri hak-hak masyarakat lokal dan tahu cara menghormati masyarakat adat,” tutup Alumni Unhas ini.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds

politik sulsel, pemilu 2019, kpu maros, ppk maros, tes ppk maros

114 Calon PPK Maros Ikut Ujian Tulis

POJOKSULSEL.com MAROS – Sebanyak 144 calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Maros mengikuti tes tertulis di Gedung Serbaguna …