Sekolah Terapung Mengajarkan Bakat untuk Anak Pulau

Program Sekolah Terapung atau 'The Floating school' di Pulau Satanto Pangkep. IST

Program Sekolah Terapung atau 'The Floating school' di Pulau Satanto Pangkep. IST

PULUHAN pelajar SMA dan SMP yang menetap di Pulau Satando, serius mengikuti proses dari program ‘The Floating School’.

Sekolah Terapung atau ‘The Floating school’ merupakan program yang memiliki sasaran untuk para anak pelajar yang bermukim di kepulauan Kabupaten Pangkep. Setiap hari minggunya selama 6 bulan kedepan.

“Iya, kerap juga disebut sebagai sekolah bermain, karena memang menyajikan banyak permainan,” kata Koordinator The Floating School, Rahmat .

PULUHAN pelajar SMA dan SMP yang menetap di Pulau Satando, serius mengikuti proses dari program 'The Floating School'.

PULUHAN pelajar SMA dan SMP yang menetap di Pulau Satando, serius mengikuti proses dari program ‘The Floating School’.

Menurutnya, tidak seperti sekolah pada umumnya. Sekolah Terapung merupakan sekolah yang mengajarkan tentang bakat minat kepada anak atau siswa.

Bakat yang diajarkan bermacam-macam, ada menulis, menyanyi-musik, komputer, menggambar, prakarya, menari, desain seperti poster, dan fotografi.

“Selama enam bulan lamanya, tim Sekolah Terapung ini akan berbagi ilmu tiap perpekan di tiga pulau yaitu pulau Saugi, Satando, dan Sapuli,” ujar Rahmat.

The Floating School ini disponsori oleh Department of State Amerika Serikat, dan didanai melalui U.S Mission to ASEAN serta didukung oleh Cultural Vistas

Adapun output dari sekolah ini misalnya bidang menyanyi-musik diharapkan kelak para siswa atau anak pulau mampu dan bisa untuk bernyanyi dengan baik memiliki bakat dalam hal itu, dan menghasilkan karya seperti lagu. Begitupula pada kelas lainnya, setiap siswa akan menghasilkan karya. Sebagai penutup program ini, akan diadakan pameran dari seluruh karya siswa The Floating School. (rls/pojoksulsel)



loading...

Feeds