PBFC Lolos Semifinal, PSM Tunda Datangkan Reinaldo

Media Officer (MO) PSM Makassar Andi Widya Syadzwina (Wina)

Media Officer (MO) PSM Makassar Andi Widya Syadzwina (Wina)

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – PSM Makassar nampaknya harus lebih bersabar jika ingin mendatangkan Reinaldo Elias da Costa. Pasalnya, Pusamania Borneo FC (PBFC) klub yang dibela Reinaldo saat ini lolos kesemifinal Tunamen Piala Pesiden 2017.

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts memang kepincut menggunakan jasa pemain Brasil yang dinaturalisasi oleh Australia tesebut, setelah batal merekrut Pouya Hossaini, striker asal Iran yang dianggap tidak cocok dengan kriteria yang diinginkan sang arsitek.

Sebelumnya, Robert mengklaim bakal mendatangkan Reinaldo saat PSM Makassar mengelar program Pemusatan Latihan di Bali yang sementara berjalan. Namun, niat pelatih dari Belanda itu nmpaknya harus tertunda lantaran jasa sang pemain masih dibutuhkan di PBFC.

Pemain 32 tahun tersebut memang masih terikat kontrak dengan Pesut Etam hingga gelaran Piala Presiden 2017 usai. Sementara, tim saat ini bersiap menuju semifinal. Yang artinya, jasa sang striker tetap dipakai andai menembus laga di final.

Media Officer PSM Makassar Andi Widya Dyadzwina mengatakan, sejauh ini belum ada kepastian kapan Reinaldo bergabung. “Reinaldo belum gabung. Belum ada kepastian mungkin karena PBFC lanjut ke semifinal Piala Presiden,” kata perempuan yang akrab disapa Wina tersebut lewat pesan singkat.

Meski Reinaldo tidak termasuk striker subu digelaran Piala Presiden, namun striker jangkung ini, berperan penting di PBFC. Bahkan, ia berhasil menyumbang satu assist. Umpan yang memberi satu-satunya kemenangan di fase grup.

Selain itu, Reinaldo memiliki catatan kurang maksimal sebagai striker beberapa tahun terakhir. Saat membela America Mineiro di Brasil, dia mampu mencetak 10 gol dari 13 kali penampilan. Lalu, saat membela Corinthians Alagoano pada 2005, dia mencetak 20 gol 24 kali tampil.

Produktivitas pemain dengan tinggi badan 194 sentimeter itu menurun saat bergabung Beijing Guoan, Tiongkok. Dari 17 kali penampilannya ia hanya mampu mencetak lima gol. Musim 2013 hingga 2015 ia tidak lagi mendapat tempat di dua klub yang dibelanya, Operario dan Caxias.

Praktis ketajamannya tidak terlihat. Kasarnya tak ada gol selama tiga musim itu. Bersama klub Sime Darby ia memang kembali merumput. Lagi- lagi dari 20 kali penampilannya ia hanya mampu mencetak lima gol.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Hary Tanoesoedibjo

Bela Hary Tanoe, Ketum HMI Diprotes

KETUA Umum PB HMI Mulyadi P Tamsir‎ disemprot rekan-rekannya gara-gara pasang badan membela Hary Tanoesoedibjo. Langkah pasang badan tersebut menurut Ketua Umum …
1498518830392

Sadis, Suami Bunuh Istri di Makassar

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Warga Jalan Karunrung Raya, Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocin, Makassar, digemparkan dengan terungkapnya pembunuhan terhadap Riska Safitri (20) …